Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ini Triknya Mengawali Usaha Peternakan Sapi Dengan Gampang

Ini Triknya Mengawali Usaha Ternak Sapi Dengan Gampang

Usaha ternak sapi adalah usaha yang bergerak di sektor budidaya. Untuk jalani usaha ini dibutuhkan modal, ilmu dan pengetahuan, kecermatan dan kesabaran yang besar.

Mengurusi sebuah peternakan bukan suatu hal yang mudah, banyak beberapa hal yang perlu jadi perhatian. Berikut keterangan beberapa langkah yang dibutuhkan dalam membuat sebuah peternakan sapi.

Usaha Usaha Ternak Sapi

Keinginan akan daging sapi tiap tahun semakin meningkat sejalur dengan perkembangan warga di Indonesia. Tingginya akan suplai daging ini akan capai pucuknya di saat hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

Pikirkan saja satu kg daging sapi dapat capai Rp 120 ribu di pasar. Maka dari itu, usaha ternak sapi menjadi kesempatan yang prospektif untuk digerakkan.

Tetapi, ada banyak hal yang harus kamu kenali jika ingin jalankan bisnis ternak sapi ini.

Aktivitas dalam usaha sapi di Indonesia terdiri jadi:

  • Pembibitan.
  • Pemerahan susu.
  • Penggemukan.
  • Pemangkasan.

Pembibitan sebagai usaha perawatan ternak sapi betina untuk cetak anak sapi/pedet baik lewat perkawinan alami atau Inseminasi Bikinan(IB).

Pemerahan susu adalah usaha sapi perah yang mempunyai tujuan untuk kumpulkan susu sapi. Umumnya usaha susu sapi ini dilaksanakan pada wilayah pegunungan/daratan tinggi. Tipe sapi Friesian Holstein(FH) ialah opsi khusus sebagai pemroduksi susunya.

Penggemukan ialah proses perawatan sapi akan yang masih juga dalam keadaan kurus untuk digemukkan lewat perawatan secara intens dalam waktu tertentu (3-5 bulan).

Pemangkasan ialah usaha Rumah Potong Hewan (RPH) yang menggunting dan ambil daging untuk dipasarkan ke customer.

Langkah Mengawali Usaha Ternak Sapi Dengan Gampang

Peternak harus mempunyai perbekalan beberapa dasar ilmu dan pengetahuan berkenaan hewan ternaknya, terutamanya dalam masalah ini ialah sapi. Minimum harus tahulah bagaimana triknya mengurusi sapi secara baik.

Dalam memiara sapi dibutuhkan tenaga extra, karena berat satu ekor sapi yang dapat capai beberapa ratus bahkan juga beberapa ribu kilo per ekor. Berbeda hal dengan mengurusi ternak yang lain yang memiliki ukuran lebih kecil seperti kambing atau ayam.

Pada artikel ini kita akan membahas mengenai sangkut-paut dalam usaha ternak sapi yang kemungkinan dapat menjadi tutorial untuk anda yang ingin terjun dalam sektor ini.

Tipe-Jenis Sapi Terkenal

Beberapa macam sapi yang terkenal diternak di Indonesia ialah seperti berikut:

Sapi Peranakan Ongole (PO)

Sapi PO mempunyai karakter yang gampang menyesuaikan dengan cuaca tropis. Mereka menjadi satu diantara tipe sapi yang lumayan disukai oleh beberapa pebisnis sapi potong. Tetapi, perkembangan sapi ini condong lamban. Sapi bisa menjadi dewasa sesudah berumur 4 sampai lima tahun.

Beberapa ciri dari sapi ini cukup ciri khas. Warna kulitnya umumnya putih dan sisi kepala cukup sedikit gelap dekati abu-abu. Bentuk badannya akan kelihatan lebih panjang dengan leher pendek. Kaki kelihatan panjang.

Sapi Brahman

Sapi Brahman sebagai turunan sapi Zebu. Brahman sendiri sebetulnya datang dari India dan masuk ke Amerika pada 1849. Di Amerika, sapi Brahman dipertingkat kualitas genetiknya sampai pada akhirnya di-export ke negara lain.

Tipe sapi ini masuk ke Indonesia semenjak jaman penjajahan. Salah satunya cirinya ialah berpunuk besar dan kulitnya kendur. Ada gelambir pada bawah leher sampai perut dengan beberapa lipatan.

Sisi telinganya panjang dan berbuntut lancip. Sapi ini terhitung tandingan dari sapi limosin. Karakternya memiliki ukuran sedang sampai berat. Untuk jantan dewasa dapat memiliki bobot 800 kg sampai 1 ton lebih.

Sapi Bali

Sapi Bali mempunyai beberapa ciri badan warna merah, pada kaki dari lutut ke bawah putih (kaos kaki) dan bokongnya, dan punggungnya bergaris hitam (garis belut). Warna badannya dapat beralih menjadi gelap bersamaan dengan pertambahan umur.

Kelebihan sapi tipe ini gampang menyesuaikan pada lingkungan baru. Struktur dagingnya lebih halus dan sedikit lemak. Sapi ini pas diperbudidayakan di ketinggian di bawah 100 mtr. pdl misalkan di wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi.

Sapi Madura

Sapi Madura terhitung tipe yang lumayan disukai oleh beberapa pebisnis pemangkasan. Walau ukuran kecil, tetapi jumlah dagingnya semakin banyak. Disamping itu, dagingnya populer lebih empuk dan nikmat.

Tipe ini sebetulnya ialah persilangan di antara sapi Bali dan sapi Zebu. Secara genetik, sapi ini tahan pada cuaca panas dan beragam gempuran penyakit. Secara fisiologis, sapi ini punyai bentuk kecil dengan kaki pendek dan kuat.

Sapi Madura mempunyai bulu-bulu badan warna merah bata. Ada bulu-bulu dengan warna putih pada bagian perut dan paha dalam. Wujud tanduknya 1/2 melingkar dan meliuk ke depan pada bagian ujung.

Biasanya berat badan sapi ini sekitaran 300 kg. Tetapi jika proses perawatan yang pas, sapi ini dapat capai lebih dari 500 kg. Walau kecil, sapi ini jadi hewan ternak favorite beberapa orang, khususnya di madura.

Sapi Limosin

Sapi Limosin sebagai tipe sapi yang pertama kalinya diperkembangbiakkan di perancis. Sapi satu ini punyai bentuk badan yang besar dan panjang dengan bulu-bulu coklat tua. Sapi ini perkembangannya bisa lebih cepat dibanding tipe yang lain.

Ukuran tubuhnya jumbo dan dagingnya semakin banyak. Kualitas dagingnya termasuk baik dan pas untuk dimakan. Waktu untuk bikin gemuk sapi ini lumayan cepat dan singkat. Antiknya kembali, sapi ini dapat semakin tahan pada penyakit.

Gambar Sapi Simental

Sapi Simental serupa dengan sapi Limosin, perbedaannya yakni pada sapi ini ada warna putih pada bagian-bagian badan seperti moncong dan kepalanya. Bentuk badan sapi ini termasuk besar dan memiliki tingkat perkembangan berat tubuh yang cepat.

Penyeleksian Akan Sapi

Dalam usaha peternakan sapi, penyeleksian akan adalah factor yang paling tentukan hasil akhir pada usaha peternakan. Penyeleksian akan ini penting di mana dibutuhkan kecermatan, kecermatan dan pengalaman.

Beberapa ciri akan yang bagus ialah :

  • Berusia dua tahun ke atas.
  • Sejenis kelamin jantan untuk penggemukan karena bisa lebih cepat perubahannya dibandingkan betina.
  • Wujud badan panjang, bundar dan lebar, minimum panjang tubuh 170 cm, tinggi bahu 135 cm, lingkar dada 133 cm.
  • Badan kurus, tulang mencolok, tapi masih tetap sehat dan aktif, biasanya sapi yang diangon (kurus karena kurang pakan, bukan lantaran sakit).
  • Penglihatan mata berkilau ceria dan dengan bulu lembut.
  • Kotoran normal.

Kandang Sapi

Beberapa peternak biasanya memakai dua type kandang sapi, yakni soliter dan koloni. Pada kandang soliter, tiap sapi diikat pada tempatnya masing-masing yang memiliki ukuran 2,5 X 1,5 m.

Kandang type ini pas untuk pengemukan karena dipercayai bisa memicu perkembangan lebih cepat, sapi tidak bersaing dalam memperoleh makanan. Disamping itu, ruangan gerak sapi lebih terbatas, hingga energi yang didapat dari pakan dipakai cuma untuk produksi daging tidak untuk bergerak.

Dan untuk kandang koloni, akan sapi yang sama dengan ukuran badan dan umurnya ditaruh pada satu kandang umbaran. Type kandang ini lebih pas untuk usaha pembibitan karena sapi lebih sehat dan bebas bergerak.

Kekurangan type kandang koloni yakni perlu tempat lebih luas, disamping itu akan ada persaingan dalam memperoleh pakan. Sapi yang semakin kuat/tua condong semakin banyak memperoleh pakan dibanding yang kurang kuat/muda, sebab menganggap takut/enggan hingga kalah dalam berebutan makanan.

Salah satunya permasalahan umum dalam budidaya sapi ialah kotorannya. Pemilik usaha peternakan sapi harus memperoleh jalan keluar menangani berbau kotoran sapinya, supaya tidak mendapatkan protes dari tetangga dan beberapa warga disekitaran lingkungan. Salah satunya jalan keluar terbaik ialah memproses kotoran sapi jadi biogas.

Pakan Sapi

Berdasar pencernaannya, sapi dikelompokkan sebagai hewan ruminansia. Mekanisme pencernaan mereka lewat tiga proses, yakni secara mekanis dalam mulut dengan kontribusi air liur(saliva), fermentatif pada rumen dengan kontribusi mikrobia rumen dan secara enzimatis sesudah melalui rumen.

Usaha peternakan sapi secara tradisionil biasanya cuma memercayakan pakan hijauan saja. Tetapi langkah semacam ini tidak maksimal perkembangannya dan memerlukan waktu lama.

Salah satunya langkah percepat sapi supaya cepat gede menurut beberapa periset dengan pemberian pakan sapi yang terbagi dalam gabungan beragam tipe pakan sapi seperti hijauan, ekstrak, dan suplement.

Keperluan pakan satu ekor sapi ialah 7% - 10% dari berat tubuhnya. Hijauan yang dipakai dapat berbentuk jerami padi, daun tebu, daun jagung, alang-alang dan rerumputan liar sebagai pakan berkualitas rendah.

Rumput gajah, rumput odot, rumput pakchong, setaria kolonjono termasuk sebagai pakan berkualitas tinggi.

Pemberian Ekstrak disarankan diberi lebih dulu saat sebelum pemberian rumput. Ini untuk aktifkan mikroba pada rumen sapi, hingga saat rumput masuk rumen, mikroba-mikroba pada rumen sudah siap untuk mengolah hijauan itu.

Penilaian kualitas pakan berdasar nilai nutrisi (zat pada pakan) dan kandungan serat kasarnya. Pakan hijauan yang berkualitas rendah cukup sulit untuk diolah, karena ada lignin yang sulit terlarut oleh enzim pencernaan sapi.

Salah satunya jalan keluar untuk tingkatkan gizi pakan yakni dengan lakukan reaksi peragian dengan kontribusi bakteri dan molases.

Pengaturan Penyakit Sapi

Penyakit sapi umumnya yakni demam (BEF), Enteritis, Indigisti, dan Gudik (Scabies). Saat sapi memperlihatkan beberapa gejala terserang penyakit, selekasnya bertindak dan pengatasan yang dibutuhkan.

Jika peternak tidak mempunyai pengetahuan dan pengalaman dalam menanggani sapi sakit, selekasnya meminta kontribusi dokter hewan atau mantri.

Supaya sapi tidak sakit, dibutuhkan perlakuan penangkalan penyakit secara baik. Tidakan penangkalan atau pengaturan penyakit ini penting untuk dilaksanakan oleh peternak sapi.

Menahan lebih murah dan gampang ongkosnya dibanding menyembuhkan sapi yang sakit. Karena tidak selama-lamanya proses penyembuhan ini dapat sukses mengobati mereka.

Usaha pengaturan penyakit pada sapi yakni:

  • Jaga kebersihan kandang, pakan dan minum sapi.
  • Mengatur keadaan dan kesehatan sapi dengan teratur.
  • Lakukan disinfektan kandang secara periodik.
  • Jaga perputaran udara kandang.
  • Menyuntik vaksin.

Panen dan Marketing

Waktu panen biasanya dilaksanakan di saat sapi cukup dewasa atau capai berat tertentu. Proses pemangkasan dapat dilaksanakan sendiri atau bekerja bersama dengan rumah potong hewan di wilayah anda.

Di saat hari besar, kalian harus dapat manfaatkan event itu untuk memperoleh keuntungan lebih, karena di saat itu umumnya harga daging condong naik.

Marketing sebagai hal yang penting dalam usaha apa saja. Produk yang berkualitas unggul jika tanpa proses marketing yang bagus tidak bawa hasil optimal. Berikut beberapa trick marketing untuk memperoleh customer yang akurat.

Daging untuk Keperluan Sehari-Hari

Marketing yang pertama ialah penuhi konsumen daging sapi setiap hari untuk rumah tangga. Umumnya sapi yang dipotong memiliki bobot 400 kg. Karena seekor umumnya akan cukup dihabiskan oleh satu pedagang di pasar tradisionil.

Anda dapat jual daging itu langsung di pasar atau menyuplai ke beberapa pedagang saja. Saat ini banyak online shop seperti Bukalapak dan Shopee yang jual daging sapi, kamu dapat manfaatkan situs e-commerce itu untuk jual produkmu.

Daging untuk Industri

Jika mempunyai jaringan yang luas, karena itu kamu dapat menyuplai daging sapi ke industri kulineran seperti restaurant dan rumah makan. Langkah marketing ini sebetulnya lebih tentu karena mereka telah mempunyai konsumen setia masih tetap.

Tetapi anda harus waspada dalam perundingan harga barang, karena umumnya restaurant atau industri yang lain seperti hotel akan menawar di bawah harga pasar. Kalian harus menimbang untung ruginya saat sebelum memberi harga terbaikmu.

Daging untuk Peristiwa Tertentu

Salah satunya peristiwa yang cukup memberikan keuntungan beberapa peternak sapi ialah di saat hari raya Idul Fitri. Tentunya harga semakin tinggi dan sapi yang diperlukan umumnya dengan berat di atas 500 Kg.

Selainnya lebaran, Idul Adha menjadi satu diantara event yang dinanti oleh pedagang sapi. Karena harga tentu tinggi sekali. Warga memerlukan sapi jantan dewasa dengan berat 300 kg untuk hewan qurban.

Langkah Gampang Memperoleh Sapi Unggul

Salah satunya langkah gampang untuk memperoleh bibit sapi unggul yakni lewat medanternak. Kami sediakan beberapa pilihan sapi-sapi berkualitas untuk pembibitan dan kurban pada harga paling murah untuk daerah Medan, Sumatera Utara.

Keunggulan sapi yang kami punyai yakni:

  • Sapi ditanggung sehat di mana bisa disaksikan dari aktivitasnya yang kelihatan benar-benar gesit, pergerakannya kuat dan semangat, kakinya tidak pincang, dan yang paling penting ialah gairah makannya bagus.
  • Performa sapi baik sekali kelihatan dari rambut atau bulu-bulunya lembut, bulu-bulu tidak rontok, tidak botak, bulu-bulu tidak berdiri, tidak kelihatan ada warna yang berbeda, bebas dari parasit seperti kutu.
  • Matanya kelihatan bersih berkilau, kelopak mata terbuka penuh, tidak belek, sedang tidak menanggung derita pendarahan yang umumnya diikuti dengan mata yang warna merah, selaput lendir warna merah jelas yang mengisyaratkan jika mata pada kondisi sehat.
  • Tulang punggung sapi rata, kakinya simetris dan bagus tidak besar dan tidak begitu kecil.

Usaha ternak sapi memang memerlukan niat dan ketekunan. Asal ada niat kuat, rajin, tekun, dan kepercayaan pasti sukses. Mudah-mudahan info di atas barusan menjadi ide untuk anda yang ingin mengawali usaha ternak sapi di Indonesia.

Post a Comment for " Ini Triknya Mengawali Usaha Peternakan Sapi Dengan Gampang"