Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

6+ Langkah Mengawali Ternak Sapi Potong dan Macamnya untuk Pemula

 

Sekarang ini keinginan daging sapi makin tumbuh subur, hingga banyak yang memperdalam usaha ternak sapi. Apa lagi sapi potong, tiap hari selalu bertambah beberapa pecintanya.

Khususnya saat mendekati hari raya keinginan akan sapi potong dapat semakin bertambah dari umumnya. Walau harga daging sapi mahal, tetapi tidak menurunkan pecintanya. Ini pasti me+

mbuat usaha di bagian ternak sapi makin dilirik dan banyak disukai oleh orang yang ingin mengawali usaha.

Bila belum ketahui mengenai beberapa langkah yang pas untuk mengawali usaha ternak sapi, dan tipe sapi apa yang baik. Berikut ada beberapa langkah mengawali usaha ternak sapi dan beberapa jenis sapi potong yang baik untuk diternak. Baca penjelasannya!

Daftar Isi Artikel

Pemahaman Sapi Potong

Langkah-Langkah Yang Harus Dilaksanakan Saat sebelum Mengawali

1. Siapkan Modal

2. Persiapkan Lokasi Pelataran

3. Buat Kandang Sapi

4. Tentukan Bibit Sapi Yang Unggul

5. Pemberian Pakan Ternak

6. Perawatan Dan Perawatan Sapi

Tipe-Jenis Sapi Yang Bagus Untuk Diternak

1. Sapi Ongole

2. Sapi Bali

3. Sapi Madura

4. Sapi Aceh

5. Sapi Brahman

6. Sapi Limousin

Kelebihan Ternak Sapi Potong

1. Terkenal Di Kelompok Peternak

2. Bisa Dipiara Dalam Semua Rasio Usaha

3. Pakan Tidak Terlampau Susah

4. Cepat Gendut

5. Banyak Pecintanya

Kekurangan Ternak Sapi Potong

1. Kekuatan Kurang Optimal

2. Perlu Modal Yang Besar

3. Penyediaan Bibit Dan Akan Terbatas

4. Pakan Hijau Susah Diketemukan Saat Kemarau

5. Kebatasan Tempat

Pemahaman Sapi Potong

Saat sebelum mengulas beberapa langkah mengawali usaha ternak sapi, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apakah itu sapi potong. Sapi terdiri jadi dua, ada sapi perah dan ada pula sapi potong.

Ke-2 nya sama memberikan keuntungan jika jadi sebuah usaha. Sapi potong sebagai tipe sapi yang digunakan dagingnya untuk keperluan manusia.

Berlainan dengan tipe sapi perah yang mana tipe sapi ini yang digunakan ialah susunya. Sapi potong semakin banyak dicari apa lagi saat mendekati hari raya Idul Adha atau hari raya Idul Kurban. Bila ingin mengawali usaha sapi, karena itu harus menjaga sapi supaya sapi potong dapat tumbuh secara baik.

Ada tiga tahapan perawatan sapi potong yakni pertama pengasuhan, ke-2 penggembalaan, dan yang ke-3 pemberian pakan pada sapi. Sapi potong bukan hanya digunakan dagingnya, tetapi kulitnya juga dapat digunakan untuk pembikinan tas bahkan juga kosmetik.

Langkah-Langkah Yang Harus Dilaksanakan Saat sebelum Mengawali

Beberapa orang yang ingin mengawali usaha tetapi kadang kebingungan bagaimana cara yang masih tetap untuk menjalankannya. Cara yang pas pasti bawa usaha pada kesuksesan yang memberikan keuntungan.

Saat sebelum mengawali usaha, terhitung usaha ternak sapi potong seharusnya harus pahami cara yang pas untuk dipakai. Berikut ada banyak beberapa langkah saat sebelum mengawali usaha ternak sapi:

1. Siapkan Modal

Langkah pertama saat sebelum mengawali usaha ternak sapi ialah persiapkan bujet modal. Modal yang perlu dikeluarkan untuk usaha sapi memang termasuk besar, tetapi tersebut resiko yang perlu diterima.

Meskipun modal awalan yang dikeluarkan besar, tetapi saat usaha mulai jalan dan berkembang karena itu keuntungan akan berlipat ganda.

Bahkan juga tidak tutup peluang, modal awalan yang dikeluarkan akan balik dalam jumlah yang lebih fenomenal. Bujet modal yang dipersiapkan harus meliputi seluruh keperluan untuk meningkatkan ternak. Persiapkan jaringan persahabatan yang luas, khususnya yang eksper dalam sektor ternak sapi.

Ini pasti penting dilaksanakan, supaya lebih pahami bagaimanakah cara meningkatkan usaha ternak sapi yang hendak digerakkan.

Tidak itu saja jaringan persahabatan akan menolong untuk menebarluaskan usaha yang hendak ditempuh, hingga tingkatkan kesempatan usaha agar semakin berkembang.

2. Persiapkan Lokasi Pelataran

Apabila sudah mempersiapkan modal yang cukup buat memenuhi keperluan ternak, karena itu perlu mempersiapkan lokasi pelataran (kandang).

Persiapkan lokasi yang luas untuk memuat sapi-sapi yang hendak diternak. Luas kandang harus diprediksi dalam jumlah sapi yang hendak diperkembangbiakkan.

Upayakan lokasi pelataran sapi tidak begitu dekat sama rumah warga. Lokasi pelataran harus mendapatkan sinar matahari yang cukup supaya keadaan kandang sapi masih tetap hangat.

3. Buat Kandang Sapi

Sesudah tentukan di mana letak lokasi yang hendak dipakai sebagai tempat pelataran sapi, setelah itu membuat kandang nya. Buat kandang sapi sesuai kemauan.

Berikan lubang sirkulasi udara, agar sinar matahari dapat masuk ke kandang. Ini perlu dilaksanakan supaya kandang sapi tidak lembab hingga sapi tidak gampang sakit.

Kandang dapat dibikin dua baris bersimpangan atau bertemu. Juga bisa dibikin dengan melingkari kandang, tempatnya dapat bertemu juga bisa bersimpangan. Ukuran kandang samakan dengan tipe kelamin sapi, karena ukuran sapi jantan dan betina cukup sedikit berlainan.

4. Tentukan Bibit Sapi Yang Unggul

Bila ingin memperoleh sapi yang sehat dengan kualitas yang bagus, karena itu pilih bibit sapi yang unggul. Bibit sapi yang unggul diikuti dengan mata yang jernih dan hidungnya tidak berlendir. Kulitnya bersih yang mengisyaratkan jika sapi tidak terserang zat beresiko.

Bibit sapi yang unggul mempunyai pertanda betis yang mana pertanda nya ada di sekitaran kuping sapi. Sapi yang sehat bia lebih gampang diperkembangbiakkan dan automatis akan datangkan keuntungan besar.

5. Pemberian Pakan Ternak

tahap selanjutnya yang juga sangat penting ialah pemberian pakan untuk ternak sapi. Ini pasti membuat perkembangan sapi bisa lebih cepat gendut dan sehat.

Untuk memperoleh sapi dengan keadaan tubuh yang gemuk-gemuk, karena itu beri pakan hijauan yang digabung dengan pakan yang ada kandungan ekstrak nya.

Pakan yang memiliki kandungan ekstrak dapat didapat dari ampas tahu, kulit nanas, dan kulit kacang kedelai. Pakan semacam ini lebih mempunyai kualitas tinggi dibanding dengan jerami atau dedaunan lainnya. Pemberian gizi yang lebih juga diperlukan untuk tumbuh dan kembangnya sapi yang diternak.

Agar sapi terbebas dari penyakit pakan harus memiliki kandungan vitamin, protein dan mineral. Pakan yang memiliki kandungan banyak gizi akan membuat proses perkembangan sapi bisa lebih cepat dan berkembang benar-benar cepat.

6. Perawatan Dan Perawatan Sapi

Pilih sapi sebagai hewan yang ingin diternak karena itu harus siap menjaga dan memiara sapi secara baik. Sapi harus dirawat dengan teratur supaya terbebas dari beragam penyakit yang kemungkinan serang.

Berikan vaksin dan obat cacing supaya badan sapi lebih tahan pada penyakit hewan. Bukan hanya perawatan sapi, tetapi menjaga dan jaga kebersihan kandang juga penting.

Kandang yang bersih dan tidak lembab akan menghindar sapi dari beragam virus atau penyakit yang tiba. Jangan dibiarkan kandang sapi dipenuhi oleh kotoran.

Karena kotoran sapi yang didiamkan demikian saja akan gampang datangkan penyakit. Perlu memeriksa dengan teratur kondisi tempat minum dan makan sapi, janganlah sampai didiamkan kosong.

Jika air minumnya telah kotor, karena itu harus ditukar sama air yang baru dan bersih. Dalam tahapan pemeliharaan serta perawatan sapi memang seharusnya mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi. Ini perlu dikerjakan supaya semua sapi berkembang dan tumbuh secara baik dan sehat.

Post a Comment for "6+ Langkah Mengawali Ternak Sapi Potong dan Macamnya untuk Pemula"