Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) - Tanda-tanda dan Pengontrolannya


Penyakit mulut dan kuku (PMK) ialah penyakit karena virus, benar-benar menyebar, serang sapi, domba, kambing, babi dan hewan lain seperti babi rimba. Penyakit ini bisa mengakibatkan rugi pada produksi ternak yang serius walau tidak seluruhnya hewan ternak mati karena virus. Pandemi PMK pada sebuah negara bisa menyebabkan kendala yang besar untuk perdagangan internasional.

Manusia atau peternak tidak bisa terjangkit dan tidak jadi sakit karena penyakit PMK. Tapi manusia atau peternak bisa mainkan peranan penting dalam menebarkan penyakit PMK ke hewan ternak yang lain lewat baju kerja yang kotor, kendaraan dan perlengkapan yang lain yang kotor.

Pertanda Hewan Ternak Diserang PMK

Pertanda atau tanda-tanda PMK benar-benar bervariatif dan bergantung pada hewan ternak.

1.  PMK pada Sapi:

  • Stres,
  • Demam tinggi,
  • Tidak ingin makan atau kesusahan makan,
  • Pengurangan produksi susu,
  • Kenaikan air liur,
  • Lecet, dituruti oleh cedera (lesions) pada moncong, dalam mulut, di kaki dan puting susu,
  • Terkadang bisa mengakibatkan kematian tiba-tiba pada pedet muda.
  • Penyakit PMK dapat kronis.

2.  PMK pada Domba dan Kambing:

  • Penyakit PMK tidak demikian terang,
  • Lecet kecil pas di atas kaki,
  • Kematian tiba-tiba pada domba dan kambing muda.

3.  PMK pada Babi:

  • Penyakit PMK dapat kronis,
  • Ketakmampuan untuk berdiri,
  • Bila ada bersama dengan beberapa babi yang lain, babi itu dalam sikap duduk,
  • Cedera pada kaki,
  • Kematian tiba-tiba pada anak babi.

Penebaran Virus PMK

PMK bisa diketemukan di semua cairan dari hewan ternak yang terkena. Virus bisa menebar dengan benar-benar gampang lewat salah satunya langkah berikut ini:

1. Yang umum ialah lewat contact langsung di antara hewan yang terkena dan hewan yang sehat.

2. Material yang tercemar seperti jerami, pakan, air, susu, urin dan sebagainya, baju kotor, alas kaki atau perlengkapan kotor.

3. Kandang/bangunan yang tercemar atau kendaraan pengangkut hewan yang tercemar PMK.

4. Daging atau produk lain yang dari hewan yang sakit (bila dikasih ke hewan/babi pada keadaan mentah atau diolah dengan tidak betul) dan,

5. Pada keadaan cuaca tertentu, bisa menebar lewat angin dari peternakan paling dekat.

Perlakuan Pengendalian dan Pengaturan PMK

1. Kontak dokter hewan atau kewenangan peternakan lokal selekasnya bila Anda curigai temanan hewan ternak Anda terkena PMK.

2. Isolasi hewan ternak, tidak boleh mengalihkan hewan ternak satu juga dari peternakan dan awasi lawatan atau peralihan orang ke dan dari peternakan.

3. Dokter hewan harus tiba dan mengecek hewan ternak dan ambil contoh untuk dikirimkan ke laboratorium sah. Laboratorium akan mengecek contoh dan pastikan ada atau tidaknya virus PMK.

4. Sesudah PMK terverifikasi, perlakuan harus dilaksanakan untuk hentikan penebaran penyakit PMK ke peternakan lain. Peternak, yang peternakan atau hewan ternaknya sudah bersinggungan atau contact dengan peternakan di mana penyakit PMK itu ada, harus juga dikontak oleh kewenangan di tempat atau dokter hewan untuk dilaksanakan perlakuan isolasi, sanitasi, desinfeksi dan vaksinasi.

Tiap orang mempunyai peranan buat dimainkan dalam rencana pastikan jika komune dan negara Anda masih tetap bebas dari virus. Dengan masih tetap siaga dan memberikan laporan kasus sangkaan PMK, Anda bisa mengubah yang lebih bagus.

Post a Comment for " Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) - Tanda-tanda dan Pengontrolannya"