Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Langkah-Langkah Menahan Demam Berdarah (DBD) yang Dapat Kita Kerjakan Saat ini !

 


Demam berdarah (DBD) bukan hal yang tabu dilapisan masyarakat bahkan juga di semua penjuru Indonesia minimal satu diantara masyarakat di beberapa wilayah di Indonesia pernah menderita demam berdarah. Menurut World Health Organization (WHO) mengatakan jika Indonesia sebagai negara yang mempunyai kasus DBD paling tinggi di Asia Tenggara.

Pada kebiasaan DBD di Indonesia menurut Data dan Info Profile Kesehatan Indonesia tahun 2016 menulis jika propinsi dengan kasus DBD paling tinggi yakni ada di propinsi jawa barat sejumlah 36.631 kasus dan propinsi dengan Jawa Timur tempati urutan kesatu dalam jumlah kasus DBD wafat paling banyak sejumlah 340 orang.

Penyakit ini ialah penyakit yang pantas dicurigai karena tanda-tandanya yang nyaris serupa dengan demam biasa hingga pentingnya penangkalan sejak awal kali untuk menahan munculnya penyakit.

Penangkalan pandemi demam berdarah bisa dilakukan dengan jaga kebersihan lingkungan rumah anda. Adapun beberapa hal yang lain harus anda kerjakan buat memberantas demam berdarah dengan seperti berikut:

Penangkalan DBD yang Bisa Kita Kerjakan

1. Tutup bak tempat penampungan air

Salah satunya langkah untuk menahan demam berdarah yakni tutup penampungan air. Umumnya warga lupakan hal sekecil ini yang di mana penting untuk dilaksanakan. Ini ditujukan untuk menahan nyamuk masuk ke bak dan berkembang biak di dalamnya. Sama seperti yang anda ketahui jika bak mandi sebagai salah satunya tempat favorite nyamuk untuk bertelur.

Petugas kesehatan yang berkeliling-keliling di dalam rumah masyarakat umumnya akan memperoleh jumlahnya jentik jentik pada tempat tempat penampungan air. Oleh karenanya, anda sebaiknya lakukan penutupan pada bak tempat penampungan air untuk menahan bagian keluarga anda terkena pandemi demam berdarah.

2. Pakai insektisida

Memakai insektisida sebagai salah satunya usaha Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN). Pembasmian nyamuk dengan memakai insektisida umumnya disebutkan larvasidasi. Bila nyamuk telanjur bertelur dalam bak dan ada jentik-jentik nyamuk di air, pakai bubuk abate yang berperan sebagai insektisida atau penghilang serangga.

Pemakaian insektisida tipe abate sebagai pemakaian insektisida yang paling aman sesuai referensi dari World Health Organization (WHO). Untuk pemakaian abate sendiri yakni tiap 10 liter air memakai 1 gr abate 1%.

3. Piara ikan kecil

Memiara ikan kecil bisa juga anda aplikasikan untuk menahan pengembangbiakan nyamuk. Ini sesuai dasar dari Kementrian Kesehatan dalam uppaya penangkalan demam berdarah di tahun 2012.

Ikan itu nanti akan makan jentik-jentik nyamuk yang ada di air bak. Adapun beberapa jenis ikan itu diantaranya ikan nila, ikan capung, ikan mujair atau anda dapat memakai ikan yang gampang didapatkan seperti ikan cupang. Walaupun begitu masih ada masyarakat yang menampik memiara ikan di bak mandi karena berbau amis yang dari ikan itu.

4. Buang botol yang tidak kepakai

Buang botol atau tempat yang tidak kepakai pada tempat sampah. Botol dan tempat yang berantakan akan tergenangi air terutamanya pada musim penghujan, hingga nyamuk bisa mengalami perkembangan biak pada kubangan air itu.

Tempat pembuangan sampah sementara (TPS) umumnya benar-benar kotor dan jika petugas kebersihan sudah mengusung sampah ada beberapa kubangan air kotor tersisa sampah. Harus dipahami jika nyamuk Aedes Aegypti bukan hanya hidup di air bersih saja tetapi hidup di air kotor.

Oleh karenanya, selainnya dengan buang ke arah tempat sampah dapat dilaksanakan penguburan pada beberapa benda yang tidak kepakai. Disamping itu, beberapa barang yang tidak kepakai dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga seperti mendaur ulangi dan menjadikan kerajinan tangan yang mempunyai nilai buat.

5. Membersihkan selokan

Selokan sebagai tempat mengucurnya air hingga di tiap rumah mempunyai selokan. Selokan atau aliran air yang kotor sebagai tempat bersarangnya nyamuk. Bersihkan aliran air dengan teratur bisa menahan nyamuk berkembang biak.

Oleh karenanya, dibutuhkan ada acara bergotong-royong di lingkungan rumah masyarakat hingga kondisi rumah masyarakat bersih dan masyarakat memperoleh instruksi untuk bersihkan tempat rumah seperti selokan yang jarang-jarang dibikin bersih. Jangan dibiarkan sampah-sampah berantakan di selokan rumah anda, karena hal itu membuat air tergenangi dan jadi sarang berkumpulnya nyamuk.

6. Pakai lotion anti nyamuk

Memakai lotion anti nyamuk yang telah banyak tersebar di pasar bisa dibuktikan cukup baik untuk menepis nyamuk. Pakailah lotion anti nyamuk khususnya saat malam hari saat anda akan tidur karena saat malam hari intensif nyamuk semakin banyak dan saat anda tidur karena itu secara automatis anda tidak mengetahui saat nyamuk itu menggigit.

Disamping itu, pakai lotion saat akan melancong karena tanpa diakui lokasi yang kita kunjungi bisa juga saja epidemis DBD. Tidak lupa saat memakai lotion sebaiknya membersihkan tangan karena pada intinya lotion yang kita pakai memiliki kandungan bahan kimia hingga tidak bagus untuk dimakan. Jika terjadi iritasi di kulit anda, cepatlah stop memakai lotion anti nyamuk itu.

7. Pakai pakaian lengan panjang

Salah satunya langkah untuk terhindar dari gigitan nyamuk yakni memakai pakaian berlengan panjang. Kenakan pakaian lengan panjang cukup efisien membuat perlindungan anda dari gigitan nyamuk yang bisa mengakibatkan demam berdarah dengue (DBD).

Tidak itu saja, pakailah celana panjang atau rok panjang karena nyamuk tidak membeda-bedakan anggota badan mana yang hendak jadi target gigitannya. Oleh karenanya, untuk menghindar beberapa hal yang tidak diharapkan karena itu anda sebaiknya ikuti saran itu khususnya untuk anda yang melakukan aktivitas didaerah epidemis DBD.

8. Pakai jebakan nyamuk

Pasang jebakan nyamuk yang dapat membunuh dan menyingkirkan nyamuk dari rumah atau ruang tempat anda tinggal. Anda bisa juga memakai spray anti nyamuk yang dapat anda semprot di sejumlah ruang rumah anda.

Disamping itu, anda bisa membuat jebakan nyamuk yang simpel dan dapat dijangkau untuk ukuran rumah tangga yakni Ovitrap. Ovitrap dipakai sebagai jebakan nyamuk yang bisa bertahan sepanjang dua minggu. Adapaun bahan bahan yang dibutuhkan cukuplah sederhana seperti botol sisa, air panas, gula merah dan ragi roti. Adapun cara membuat yakni :

Persiapkan botol sisa, potong sisi atas botol kurang lebih seperempat dari botol itu

Persiapkan gula merah dan air panas. Campur 50 gr gula merah dengan 200 mililiter air panas. Kemudian dinginkan dan masukan di dalam tempat botol yang sudah dipotong awalnya

Tambah ragi di dalam botol. Seharusnya tidak diaduk-aduk hingga hasilkan CO2 yang berperan mengundang perhatian nyamuk.

Tempatkan sisi corong botol secara kebalik di dalam setengah botol yang sudah diisi air gula merah dan ragi

Kemudian buntel botol memakai suatu hal yang warna hitam seperti isolasi atau kemresek warna hitam.

Sesudah usai dibuntel karena itu tempatkan botol disudut rumah anda

9. Pasang kelambu pada tempat tidur bayi

Seharusnya saat mendekati tidur pakailah kelambu sebagai tempat membuat perlindungan diri dari gigitan nyamuk khususnya untuk bayi dan balita. Jagalah bayi dan balita anda dari gigitan nyamuk dengan memasangkan kelambu di sekitar tempat tidurnya.

Anda sebaiknya memprioritaskan bayi dan balita anda memperoleh hal itu. Mengapa begitu? Karena pada dasarkanya bayi dan balita masih juga dalam periode perkembangan dan mempunyai mekanisme kekebalan yang masih tidak cukup membuat perlindungan dirinya. Maka dari itu, bayi dan balita benar-benar disarankan untuk memakai kelambu saat tidur. Kelambu bisa menahan nyamuk masuk ke tempat tidur dan menggigit bayi.

10. Jangan dibiarkan jendela selalu terbuka

Beberapa dari warga yang mengangkap jika buka jendela sebagai salah satunya langkah untuk memperoleh angin segar yang masuk ke rumah. Hal tersebut memang betul ada, tetapi seharusnya tidak buka jendela setiap waktu.

Yakinkan jendela selalu tertutup, karena jendela dan sirkulasi rumah yang lain sebagai lubang masuknya nyamuk. Untuk menangani hal itu, seharusnya setiap rumah mempunyai sirkulasi yang ideal. Bila rumah mempunyai sirkulasi, pasang jaring-jaring atau yang umum disebutkan kawat kasa yang dapat menahan nyamuk masuk secara mudah ke rumah.

Penangkalan yang Bisa Dilaksanakan oleh Pemerintahan

Pemerintahan mempunyai peran dalam usaha penangkalan dan pengatasan pandemi demam berdarah. Berikut beberapa usaha yang bisa dilaksanakan oleh pemerintahan buat menahan menjalarnya demam berdarah :

1. Mengadakan survei lapangan

Melakukakan survei lapangan mengenai factor yang mengakibatkan menjalarnya demam berdarah. Survei ini dilaksanakan oleh petugas dinas kesehatan di tempat dan nanti laporan ini akan ditindak lanjuti oleh pemerintahan. Karena petugas Dinas kesehatan tidak mungkin untuk survei satu demi satu rumah masyarakat karena itu di tiap cakupan RT atau RW ada 1 masyarakat suka-rela yang jadi Juru mengawasi jentik (Jumantik).

Jumantik bekerja untuk memeriksa jentik di tiap pojok rumah masyarakat kemudian nanti akan disampaikan ke puskesmas hingga bisa diatasi selanjutnya. Karena ada jumantik di tiap wilayah diharap bisa meningkatkan angka bebas jentik (ABJ) untuk kurangi pandemi penyakit Demam Berdarah.

2. Lakukan riset

Pemerintahan lewat instansi kesehatan dapat lakukan riset ynag terkait dengan beberapa usaha pembasmian nyamuk dan penyakit demam berdarah. Hasil riset ini nanti dapat ditebarluaskan ke warga. Tidak itu saja, riset berkenaan usaha pembasmian nyamuk dilaksanakan oleh beragam kelompok satu diantaranya yakni dosen dan mahasiswanya.

Beragam kampus baik fakultas yang berberak di bagian kesehatan atau non-kesehatan bersama-sama lakukan satu uji coba untuk hasilkan beragam langkah memberantas nyamuk. Sama seperti yang kita kenali jika, sekarang ini Indonesia sebagai negara dengan angka DBD yang lumayan tinggi hingga perihal ini pula yang membuat jumlahnya instansi yang ingin mempelajari berkenaan DBD.

3. Sampaikan kampanye berkenaan DBD

Memberi kampanye dan penerangan ke masyarakat di kelurahan atau kecamatan di tempat. Umumnya kampanye diselenggarakan sesudah ada kasus masyarakat yang terkena pandemi DBD.

Seharusnya kampanye berkenaan DBD ditempatkan di dalam jadwal teratur kelurahan atau kecamatan hingga warga yang tidak sempat mendatangi acara kampanye DBD awalnya bisa ikuti acara kampanye seterusnya. Lewat kampanye ini, petugas kesehatan bisa menerangkan bagaimanakah cara menahan demam berdarah dan pengatasannya.

Disamping itu, di saat kampanye seharusnya warga bukan hanya dikasih perbekalan keterangan semata-mata dari petugas kesehatan, tetapi diberi buku kantong atau buku pegangan atau leaflet yang berisi materi materi berkenaan DBD hingga bisa mereka baca lagi di rumah.

4. Lakukan fogging

Memberantas nyamuk demam berdarah dengan fogging atau pengasapan bisa dibuktikan cukup efisien untuk membunuh nyamuk di tempat yang bertambah luas, misalkan kompleks permukiman. Fogging atau pengasapan dilaksanakan untuk pembasmian nyamuk dewasa. Fogging umumnya dilaksanakan penyemprotan di lingkungan rumah memakai insektisida tipe malathion.

Fogging tidak bisa dilaksanakan sendiri di rumah, tetapi dilaksanakan oleh bebarapa petugas khusus ingat bahan bahan kombinasi yang terdapat di dalamnya. Fongging dilaksanakan dengan menyemprotkan atau mengasapkan memakai mesin asap yang di mana diharap dari aktivitas ini bisa membunuh nyamuk.

Jika aktivitas fogging tidak dibarengi dengan wujud penangkalan yang lain karena itu tidak bisa disangkal jika dalam sekian hari kepadatan nyamuk dewasa akan bertambah. Tetapi, memurut beberapa riset jika fogging sebagai jalan paling akhir yang bisa dilaksanakan untuk menahan DBD karena asap yang terdapat di dalamnya mempunyai beberapa bahan kimia yang tidak seharusnya dihirup kelamaan.

5. Perbanyak tenaga medis

Sediakan semakin banyak tenaga medis untuk menolong pengatasan kasus demam berdarah, khususnya di wilayah terasing perlu dilaksanakan pemerintahan. Kasus demam berdarah sering menyebar di tempat permukiman yang jauh dari sarana kesehatan. Peranan pemerintahan dalam menambahkan dan tingkatkan sarana dan tenaga medis sangatlah penting.

Tiap tahunnya, pemerintahan menambahkan jumlah tenaga medis di Indonesia namun tetap saja belum mencukupi dan belum sentuh semua penjuru Indonesia. Lewat kementrian kesehatan, dibentuklah sebuah team untuk tutupi kekurangan tenaga medis di beberapa penjuru Indonesia. Team itu terbagi dalam beragam jenis karier kesehatan yang nanti diharap bisa kurangi permasalahan kesehatan di Indonesia

6. Mempersiapkan dana kesehatan

Selainnya sediakan tenaga kesehatan dan riset kesehatan yang bisa menahan terkenanya pandemi demam berdarah, pemerintahan harus juga sediakan dana kesehatan yang semakin besar untuk membuat fasilitas dan prasarana kesehatan.

Salah satunya poin utama dalam terlaksananya servis kesehatan yakni karena ada sarana fasilitas atau prasarana. Untuk mendukung hal itu karena itu dibutuhkannya ada bujet dana hingga dalam menangani permasalahan kesehatan tidak ada ketertinggalan karena sarana yang kurang. Setiap tahunnya, pemerintahan di bawah lindungan Kementrian Kesehatan ajukan bujet dana untuk membenahi permasalahan kesehatan di Indonesia.

7. Melepas nyamuk modifikasi

Walau di Indonesia masih tidak ada, melepas nyamuk yang sudah diubah secara genetis sebagai jalan keluar yang cukup baik menahan demam berdarah yang makin menyebar. Nyamuk ini disebutkan dengan nyamuk OX513A yang keseluruhnya berkelamin jantan.

Sama seperti yang kita kenali jika cuma nyamuk betina yang menggigit dan menyebarkan penyakit. Oleh karena itu, nyamuk jantan yang sudah diubah itu mempunyai protein yang bisa membunuh nyamuk betina sesudah kawin dan ini diharap dapat menahan mengembangnya komunitas nyamuk.

8. Lakukan kampanye lewat TV

Sekarang ini, tidak bisa disangkal jika perkembangan tehnologi sangat cepat hingga warga dengan gampangnya akan memperoleh info baik lewat electronic atau media massa. Salah satunya langkah yang bisa dilaksanakan untuk mempropagandakan DBD yakni lewat iklan TV karena warga sekarang ini nyaris semuanya sudah mempunyai TV dan TV sebagai tontonan setiap hari.

Mempropagandakan langkah menahan demam berdarah lewat media komunikasi seperti TV berbentuk iklan service warga perlu diaplikasikan oleh pemerintahan. Langkah ini bisa dibuktikan cukup baik buat menyadarkan mayarakat begitu keutamaan menahan demam berdarah yang semakin menyebar.

Begitu keterangan berkenaan langkah menahan demam berdarah (DBD) yang baik dan efisien. Jaga kebersihan diri dan lingkungan dan gaya hidup yang sehat bisa menghindari kita dari infeksi virus dengue yang mengakibatkan demam berdarah.

Post a Comment for "Langkah-Langkah Menahan Demam Berdarah (DBD) yang Dapat Kita Kerjakan Saat ini !"