Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Langkah Budidaya Semangka Di Beragam Media Tanam


Langkah Budidaya Semangka yang benar dan baik adalah langkah yang perlu dilaksanakan untuk memperoleh kualitas buah yang bagus dan produksi tinggi.

Sama seperti yang kita ketahui, semangka adalah buah yang disukai warga karena jumlahnya kandungan air didalamnya.

Begitu, ada beberapa pemberbudidaya semangka di Indonesia. Semangka makin gampang dijumpai di pasar. Untuk tersebut kualitas dan kualitas, dan hasil produksi yang tinggi semakin lebih memberikan keuntungan petani semangka.

Dengan begitu, langkah budidaya tanaman semangka harus pas buat. Ini buat budidaya semangka yang sudah dilakukan sukses dan untung besar.

Karena, seperti kita kenali, menjalankan bisnis di budidaya semangka ini modal yang dikeluarkan tidak sedikit. Hingga, petani semangka perlu dengan detail dan masak menganalisanya.

Karena itu, beberapa informasi ini sangat penting untuk kita dalami dengan detail dan dalam. Berikut sejumlah hal yang kita dapat dalami:

A.  Tanah Yang Pas Untuk Budidaya Semangka

Saat sebelum mengulas bagaimanakah cara budidaya semangka, salah satunya poin penting untuk kesuksesan budidaya semangka yang perlu kita dalami ialah mengenai tanah yang hendak dipakai sebagai tempat tanam.

Sama seperti yang kita yakin, jika tiap tanaman memerlukan tanah yang subur agar bertahan hidup dan berkembang secara baik.

Pengetahui berkenaan jensi tanah benar-benar dibutuhkan saat sebelum membudidayakan satu tanaman. Ini karena tiap tipe tanah akan dibutuhkan pengatasan yang lain juga agar bisa dipakai sebagai tempat tanam.

A.1.  Tipe Tipe Tanah

Adapun tipe tipe tanah terdiri jadi beberapa macam dan faedahnya untuk tanaman semangka:

  • Tanah berhumus
  • Tanah Kapur
  • Tanah Gambut
  • Tanah Vulkanik
  • Tanah Pasir
  • Tanah Podzolik
  • Tanah Alvuial
  • Tanah Laterit
  • Tanah Simak

Sebetulnya ini tidak cuma tipe tanah yang pas untuk budidaya semangka saja. Tapi juga untuk pertanian secara umum. Tempat pertanian dipisah jadi beberapa macam:

  • Gampang dikeringkan
  • Tidak berbeday jadi mengeras sesudah ditanamkan
  • Basah saat hujan dengan sedikit saluran permukaan
  • Masih tetap lembab saat musim kering
  • Sedikit bongkahan tanah dan tanpa susunan padas
  • Bisa meredam erosi dan kehilangan hara.

B.  Langkah Budidaya Semangka

Ada cara-cara budidaya yang dapat kita kerjakan untuk menanam semangka ini. Baik pada budidaya sekala besar atau budidaya sekala kecil. Budidaya dengan tempat luas atau memakai pot atau polybag.

Namun banyak hal dalam budidaya semangka ini penting diingat banyak hal, salah satunya ialah seperti cuaca dan tempat tanam.

Untuk cuaca, kita sebagai pemberbudidaya semangka harus memerhatikan beberapa hal ini:

  • Curahan hujan, baiknya 40-50 mm/bulan.
  • Semua area tanam semangka harus memperoleh cahaya matahari dari pagi sampai sore.
  • Temperatur baiknya 25 derajat celcius (pada siang hari).
  • Keadaan yang pas untuk perkembangan semangka ialah miskin uap air. Kelembapan wilayah tanam harus rendah. Karena, bila tinggi akan munculkan jamur.
  • Seterusnya untuk tempat tanam yang perlu jadi perhatian ialah seperti berikut:
  • Tanaman semangka benar-benar pas pada tanah yang gembur, kaya bahan organik.
  • Keasaman tanah (pH) yang dibutuhkan ialah di antara 6-6,7.
  • Bila pH <5,5 (tanah asam) karena itu netralkan dengan memberi kapur doloid dengan jumlah disamakan dengan tingkat keasaman tanah.
  • Tanah yang pas untuk tanaman semangka ialah tanah porous (Sarang), hingga gampang buang kelebihan air
  • Ada satu perihal yang bisa kita lihat ialah ketinggian tempat budidaya semangka: Baiknya semangka hidup pada wilayah yang ada di ketinggian 100-300 mdpl.

1.  Langkah Budidaya Semangka Dalam Pot / Polybag

Ada banyak penyiapan yang perlu dilaksanakan bila ingin budidaya dengan memakai pot atau polybag, salah satunya beberapa bahan tempat tanam:

  • Bibit semangka berkualitas
  • Tanah gembur
  • Pupuk kompos dan pupuk kandang
  • Sekop
  • Tongkat penyangga
  • Polybag
  • Air
  • Tali

Seterusnya ada proses budidaya yang dapat kita kerjakan, salah satunya:

Penetapan tempat tanam

  • Minimum satu minggu saat sebelum pembibitan
  • pH netral sekitaran 5-7. Bila terlampau asam, netralkan dengan kapur doloit.
  • Sesudah kandungan asam tanah cocok, kerjakan penggemburan. Campur pupuk organik di antara pupuk kandang dan pupuk kompos dengan ukuran imbang.
  • Masukkan tempat tanam ke pot/polybag dan diamkan sepanjang satu minggu.
  • Biarkan beberapa minggu.

Pembibitan

Proses ini penting karena tentukan menghasilkan nantinya

  • Tentukan biji dari indukan yang memiliki ukuran besar dengan prima dan memiliki ukuran besar dan datang dari buah yang tua dan betul-betul masak.
  • Pisah biji dari buah dan angin-anginkan.

Penyemaian bibit

  • Buat 3-5 lubang dengan kedalaman sekitaran 6 cm di dalam 1 polybag.
  • Masukan biji setiap lubangnya 1 lubang cukup 1 buah.
  • Tutup kembali lubang itu dengan tanah.
  • Simpan di wilayah yang terserang cahaya matahari dan memiliki kelembapan yang bagus.
  • Di proses ini dilaksanakan sampai tunas capai 10 cm.

Penanaman

  • Sesudah 2-3 minggu sesudah biji ditanamkan, umumnya akar sudah kuat. Pada periode ini polybag dipindah ke arah tempat yang terserang cahaya matahari langsung.
  • Statuskan pot/polybag bersisihan dengan pagar atau statuskan secara melingkar polybag selanjutnya berikan penyangga di tiap pot/polybag.

Perawatan

  • Semangka sukai hidup di wilayah lembab, karena itu siram semangka tiap sore dan pagi hari.
  • Disamping itu siram dengan larutan trichoderma + air + hormon organik tiap dua minggu.
  • Tanaman perlu memperoleh pemupukan ulangi khususnya ketika telah berbunga.
  • Sesudah akan buah mulai berkembang, penyiraman seharusnya dikurangkan jadi 2 hari sekali.

Pemanenan

  • Semangka mulai dipanen bila umur sekitaran 2-3 bulan sesudah ditanamkan dan buahnya telah besar dan masak.
  • Beberapa ciri buah semangka siap panen seperti besar, mengkilat, apabila ditepuk mengeluarkan bunyi berat, dan batang daun mulai layu.
  • Triknya dengan menggunting tangkainya dengan pisau atau gunting sisakan 3-5 dari pangkal buah.
  • Taruh di tempat yang sejuk dan jauhi untuk menimbun semangka.

2.  Langkah Budidaya Semangka Pada Tempat Luas

Hampir sama dengan sistem penanaman pada pot/polybag, budidaya semangka pada tempat luas lewat tahapan-tahapan, namun tidak segampang bila dilaksanakan pada pot/polybag.

Sebetulnya langkah budidaya semangka di tempat luas ini sama juga seperti pada polybag, tetapi memanglah tidak gampang. Berikut tingkatan tahapan yang sudah dilakukan untuk budidaya semangka di tempat luas:

Salah satunya yang dapat dilaksanakan ialah pada awal tentu mengenai pembibitan. Kita seharusnya tentukan tipe bibit yang ingin ditanamkan. Apa hibrida ataulah bukan. Apa biji atau non biji.

Seterusnya ada banyak tingkatan yang dapat dilaksanakan, seperti persiapan benih dengan tehnik penyamaian benih yang dapat dilaksanakan. Beberapa tehnik yang dapat dilaksanakan ialah seperti berikut:

1. Perenggangan benih biji semangka supaya memudahkan pada proses perkembangannya.                          Perenggangan perlu gunting untuk alat tolong.

2. Rendam biji sepanjang 10-30 menit dalam kombinasi:

  • 1 liter air hangat dengan sekitaran temperatur 25 derajat C.
  • 1 sdt hormon (Atornik, Menedael, Abitonik).
  • 1 sendok peres fungisida (obat anti jamur) seperti Difoldhan 4T, Dacosnil 75 WP, Benlate; 0,5 sdt peres bakterisida (Agrept 25 WP).
3. Angkat dan keringkan sampai air tidak mengucur dan bibit siap dikritikbahkan.

Seterusnya ada banyak hal yang dapat dilaksanakan, yaitu pengecambahan biji dengan rendaman larutan obat. Langkah pembuatanya ialah seperti berikut:

  • Kertas koran dibasahi dengan larutan fungisida (obat anti jamur) sampai basah rata.
  • Masukan kertas koran basah dalam tempat plastik secara rata pada dasar dan segi tempat dengan tebal 3-6 lapis kertas.
  • Simpan biji yang telah ditiriskan barusan di permukaan susunan koran basah, berikan jarak tidak begitu dekat.
  • Di atas bentangan biji kita lapiskan kembali koran basah sebagai penutupan dengan tebal 3-6 lapis.
  • Tutup tempat dengan handuk yang dibasahi air hangat.
  • Taruh tempat itu di almari kecil yang disinari bola lampu pijar 10 watt, sampai temperatur di di dalam ruangan almari cukup hangat.
  • Sesudah tenggang waktu 2 x 24 jam telah kelihatan mulai berakat, walaupun baru beberapa mm saja.

2.1.  Langkah Penyemaian Benih Semangka

Seterusnya kita masuk ke penyamaian. Langkah penyemaian benih semangka ini lebih dulu siap kantong semainya. Kantong semai dibuat dari kantong plastik dengan tebal 0,2 atau 0,3 mm dengan panjang ukuran 12 cm dan lebar 9 cm sekitar benih yang diperlukan.

Tiap kantong cuma ditanamkan satu benih saja. Bikinlah lubang pada kantong plastik supaya kelebihan air bisa keluar kantong. Selanjutnya saran kombinasi tanah dan pupuk organik (pupuk kandan) dengan formula berikut ini:

  • 1 sisi tanah kebun
  • 1 sisi kompos atau humus yang telah masak
  • 1 sisi pupuk kandang domba yang telah masak
  • Pupuk kandang yang tercepat tumbuhkan bibit tanam yang disemai ialah pupuk organik yang dari kandang domba.
  • Benih yang sudah berkecambahy ditempatkan mencatatr dengan akar ke arah bawah
  • Waktu penyemaian terbaik, saat sebelum akar tumbuh terlampau panjang.
  • Sesudah benih ditempatkan ke kanotng semaian, tutup benih dengan tanah kombinasi sampai benih tertancap kurang lebih 3-5 mm.
  • Seterusnya janganlah lupa semai benih semangka dirawat.

2.2. Langkah Membuat Media Tanam Budidaya Semangka

Ada banyak penyiapan yang dapat dilaksanakan untuk membikin tempat tanam budidaya semangka ini. Triknya pertama tentu penyiapan, yang perlu dilaksanakan ialah bersihkan tanah yang hendak digunakan.

Bila tempat tanam semangka sisa sawah, seharusnya dikeringkan lebih dulu sampai tanah gampang dicangkul. Selanjutnya cermat pH tanah yang hendak dipakai.

Seterusnya pembukaan tempat. Kerjakan sampai terjadi bongkahan yang rata. Tersisa tangkai atau jaringan perakaran tanaman dibuang keluar area.

Tidak lupa dengan pembangunan bilikan. Bilikan ini tanah yang ditinggal dari tanah sekelilingnya untuk menanam tanaman sayur atau buah-buahan, dan dalam ini buah semangka.

Tidak lupa kerjakan pekapuran. Langkah pekapuran budidaya semangka ialah dengan dinetralkan keasaman tanahnya. Ini usaha menetralisir toksin dari ion logam yang terapat di dalam tanah.

2.3. Langkah Pemupukan Budidaya Semangka

Seterusnya pemupukan tanaman semangka? Langkah yang sudah dilakukan dengan memakai pupuk organik dan pupuk bikinan.

Pupuk kandang yang dipakai sebagai pupuk organik, dapat didapat dari kotoran hewan seperti sapi atau kerbau yang telah masak.

Jumlah pupuk kandang untuk budidaya semangka 2 kg per bilikan. Triknya ditaburkan di sekitar baris bilikan secara rata. Pupuk terdiri di atas:

  • Nitrogen
  • Phospor
  • Kalsium (dari Pupuk ZA, TSP, dan KCL).
  • Kalsium (Ca)
  • Magnesium (Mg)
  • Tembaga (Cu)
  • Seng (Zn)
  • Boron (Bo)
  • Molibden (Mo)

Langkah pemakaianya dengan mencapur 1% obat anti hama pengerek tangkai.

C. Tehnik Menanam Semangka

Langkah berikut masih tetap ada keterikatan dengan poin B. Tetapi ini ialah tehnik penanamannya. Ada banyak hal yang perlu dilaksanakan, salah satunya:

  • Penentuan skema tanaman: Skema tanam monokultur.
  • Pembikinan lubang tanam: Dilaksanakan satu minggu saat sebelum bibit dipindah ke tanah lega atau sawah tempat menanam semangka. Disamping itu jarak 20-30 cm pinggir bilikan dalam jarak antara lubang sekitaran 80-100 cm.
  • Langkah penanaman semangka
  • Sesudah dilaksanakan pelubangan, kerjakan penyiraman secara masal, supaya tanah siap terima penanaman bibit sampai menggenang area sekitaran 3/4 tinggi bilikan, dan didiamkan sampai air menyerap.
  • Saat sebelum tangkai bibit ditanamkan dilaksanakan perendaman, supaya gampang pelepasan bibit memakai kantong plastik yang ada.
  • Kantong plastik diambil berhati-hati supaya tidak hancur.
  • Tanaman dengan tanah status kantong masukan ke lubang yang telah dipersiapkan.
  • Celah-celah lubang ditutup sama yang sudah dipersiapkan.
  • Lubang tanaman yang masih ada ditutup dengan tanah dan disiram sedikit air supaya media bersatu dengan tanah di sekitar.

D. Langkah Menjaga Budidaya Semangka

Ada banyak hal yang dapat dilaksanakan dalam langkah menjaga budidaya semangka, salah satunya ialah

  • Penjarangan dan penyulaman.
  • Penyiangan
  • Pembubuhan
  • Perempalan
  • Pemupukan
  • Pengairan dan Penyiraman (musim kemarau 4-6 hari)
  • Waktu penyemprotan persitisda

E. Langkah Panen Budidaya Semangka

Seterusnya yang dapat kita kerjakan ialah panen buah semangka yang sudah ditanamkan. Ciri-ciri dan usia panen semangka sesudah 70-100 hari sesudah penanaman.

Beberapa ciri semangka siap panen sama seperti yang telah disebut sebelumnya. Langkah panennya juga sama, yaitu diambil sekalian atau bisa dipotong dengan gunting pada batang buah sejarak 7 cm.

Waktu panen juga begitu, dilaksanakan pagi hari agar buah yang lebih manis. Untuk masa panen, dapat bertepatan sekalian, atau 2x, pertama petik yang tua, ke-2 bekasnya diambil sekalian.

Atau mungkin dengan pastikan saat daun daun tanaman semangka mulai kering. Yakinkan buah dipanen selekasnya. Karena buah tidak dapat megar kembali.

F. Langkah Pascapanen Budidaya Semangka

Seharusnya saat setelah panen dan pemetikan hasil panen, semangka lebih dulu dihimpun dan disortir atau dikelompokkan. Misalkan sebagai berikut:

  • Kelas A: berat = 4 kg, keadaan fisik prima, tidak begitu masak.
  • Kelas B: berat +- 2-4 kg, keadaan fisik prima tidak begitu masak.
  • Kelas C: berat < 2 kg, keadaan fisik prima, tidak begitu masak.

Atau semacamnya. Mengapa? Ini karena supaya kita bisa ketahui yang harus lebih dulu dipasarkan dan yang bisa sekian hari setelah itu. Pastikan supaya buah tiak busuk.

Tersebut informasi-informasi yang dapat kita dapatkan mengenai langkah budidaya semangka yang hasilkan, baik sekala kecil dan rumahan di pot atau di polybag, serta di tempat luas, seperti sawah dan kebun. Mudah-mudahan info ini berguna.

Post a Comment for "Langkah Budidaya Semangka Di Beragam Media Tanam"