Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Petani Melon Raup Rp80 Juta Dalam Satu Musim

Petani-Melon-Raup-Rp80-Juta-Dalam-Satu-Musim

Langkah Menanam Buah Melon

Lokasi yang bagus untuk budidaya buah melon ada di wilayah yang memiliki ketinggian 250-700 mtr. di permukaan laut. Jika ditanamkan di wilayah yang kurang dari 250 mtr., buah yang dibuat condong lebih kecil. Sedengkan bial ditanamkan didataran tinggi, tanaman ini sulit untuk berkembang.

Budidaya melon seharusnya dilaksanakan pada derah yang mempunyai kelembapan udara 50-80%. Dan temperatur bagus untuk menanam tanaman ini sekitaran 25-30 derajat celsius, dengan curahan hujan 1500-2500 mm/tahun. Kualitas buah melon akan makin bertambah jika ada ketidaksamaan temperatur yang paling berarti di antara siang dan malam hari. Agar semakin detil mengenai budidaya melon, silakan baca pembahasan berikut ini.

Beberapa jenis Buah Melon

Saat sebelum mengulas mengenai budidaya melon, lebih dulu Anda harus ketahui bermacam tipe melon. Dengan mempunyai pengetahuan mengenai beberapa jenis melon, akan mempermudah Anda dalam budidaya tanaman ini. Sama seperti yang telah disentil pada awal jika di Indonesia ada banyak tipe buah melon yang kerap diperbudidayakan.

Reticulatus. 

Tipe melon yang ini sebagai kultivar yang paling terkenal. Wujud bundar dengan kulit buah warna hijau dan struktur seperti mempunyai jala. Daging buah mempunyai warna hijau daun oranye dengan rasa manis dan beri kesegaran.

Inodorus. 

Melon ini memiliki ciri-ciri kulit buah yang mulus. Memiliki bentuk bundar, ada pula yang lonjong. Warna kulit buah kuning sampai kuning pucat kehijauan. Daging melon tipe ini tidak memiliki wewangian dan warna hijau, oranye sampai putih.

Cantalupensis. 

Tipe melon yang paling akhir ini memiliki kulit buah seperti labu. Daging buahnya memiliki warna oranye atau kuning. Wewangian buahnya benar-benar kuat. Contoh melon tipe ini ialah blewah.

Proses Pembibitan Tanaman Melon

Petani-Melon-Raup-Rp80-Juta-Dalam-Satu-Musim

Langkah Budidaya melon dapat dilaksanakan dengan memakai bibit dari hasil pergandaan generatif dari biji. Untuk mebudidayakan tanaman melon pada sebuah hektar tempat dibutuhkan sekitaran 500-700 gr benih melon atau 16.000-20.000 pohon.

Saat sebelum ditanamkan di tempat tanah, seharusnya bibit disemaikan lebih dulu. Triknya rendam lebih dulu benih di air hangat sepanjang 6-8 jam. Anda dapat menambah fungisida ke air rendaman bibit. Perannya untuk jaga bibit supaya tidak terserang penyakit atau hama yang mengusik.

Sesudah benih melon dipendam, keringkan dan tebarkan di atas kain basah. Diamkan sepanjang 1-2 hari sampai benih keluarkan tunas. Janga kelembapan kain itu dengan memercikan air jika kain kelihatan mulai jadi kering.

Sesudah bibit mulai keluarkan kecambah, cara setelah itu mempersiapkan polybag atau baki untuk persemaian. Isi tempat itu dengan tempat tanam yang terbagi dalam kompos atau pupuk kandang, dan tanah dengan perbedaan 1:2. Lelepkan bibit yang sudah keluar kecambahnya ke media semai itu.

Tempat untuk menyemaikan bibit melon seharusnya diletakkan pada lokasi yang terlindungi dar panas matahari dan kucuran air hujan langsung. Media emai ini selalu harus dikendalikan kelembabannya, jika media kelihatan jadi kering selekasnya sirami sama air, tidak boleh terlampau basah karena akan menyebabkan pembusukan.

Proses penyemaian umumnya berjalan sepanjang 10-14 hari. Atau juga bisa disaksikan dari perkembangan daun yang telah capai 3-4 lembar daun. Pada periode ini memiliki arti bibit siap untuk dipindah ke tempat tanam.

Membuat Tempat dan Menanam Buah Melon

Tempat Tanam Budidaya Melon

Saat sebelum ditanam melon seharusnya tempat dibikin gembur lebih dulu dengan dibajak dan melembutkan bongkahan tanah. Kemudian bikinlah bilikan sama ukuran tinggi 30-50. lebar 100-200 cm, dan panjang 10-15 mtr.. Buat jarak antara bilikan sekitaran 50-60 cm.

Sesudah bilikan usai dibikin, beri pupuk dasar berbentuk pupuk kandang atau pupuk kompos sekitar 15-20 ton/hektar. Pakai pupuk kandang atau pupuk kompos yang telah masak, baca : langkah membuat pupuk kompos. Anda bisa juga menambah pupuk bikinan seperti ZA, KCI dan SP-36 masing-masing pupuk sekitar 375 kg, 375 kg dan 250 kg untuk satu hektar tempat. Campur semua pupuk itu, selanjutnya adauk sampai rata dengan tanah di bilikan. Biarkan bilikan sepanjang 2-4 hari.

Jika keadaan pH tanah kurang dari 5, beri kapur atau dolomit pertanian sekitar 2 ton untuk satu hektar tempat. Campur dengan tanah minimal 2-3 hari saat sebelum dilaksanakan pemupukan dasar. Seterusnya tutup bilikan dengan plastik hitam dengan sisi gelap menghadap ke tanah dan sisi perak menghadap keluar. Buat lubang tanam di atas mulsa itu.

Pada sebuah bilikan cuman diisi 2 baris lubang tanam. Jarak antara baris sekitaran 60 cm dan jarak antara lubang pada sebuah baris sekitaran 50-60 cm. Penutupan mulsa dilaksanakan minimum dua hari saat sebelum penanaman bibit. tahap selanjutnya ialah memasukkan bibit ke lubang tanam. Tiap lubang tanam diisi satu bibit. Supaya tanaman tidak cepat layu penanaman seharusnya dilaksanakan di sore hari, sesudah ditanamkan siram sama air untuk lembabkan tempat tanam.

Perawatan Budidaya Melon

Proses Penempatan Ajir

Petani-Melon-Raup-Rp80-Juta-Dalam-Satu-Musim

Melon sebagai tanaman yang tumbuh dengan menjalar. Oleh karenanya perlu dilaksanakan penempatan ajir untuk menyokong tanaman supaya tidak meranbat di atas tanah hingga buah yang dibuat semakin lebih optimal. Dengan tanaman menjalar ke ajir karena itu tanaman akan memperoleh cahaya matahari ke semua sisi tanaman.

Penempatan ajir dilaksanakan saat sebelum tanaman tumbuh besar. Umumnya penempatan ajir dilaksanakan tiga hari sesudah periode tanam. Maksudnya supaya ajir yang ditancapkan tidak mencederai akar tanaman. Ajir yang dipakai dapat dibikin dari bambu atau kayu, buat ajir dengan oanjang sekitaran 1,5 mtr..

Tusukkan ajir itu di samping lubang tanam secara menyerong, sisi ujung ajir cenderung ke dalam bilikan. Pada sebuah bilikan ada dua baris ajir yang sama-sama bersilang membuat huruf X. Selanjutnya persiapkan sebilah bambu panjang dan letakan di atas persilangan ajir. Ikat di antara persilangan ajir itu memakai tali rafia.

Penyiraman Tanaman Melon

Supaya hasilkan tanaman yang berkualitas perlu dilaksanakan penyiraman dengan teratur. Penyiraman dilaksanakan tiap sore dan pagi sampai melon berusia 1 minggu. Seterusnya penyiraman cukup dilaksanakan 2 hari sekali. Saat musim penghujan datang, yakinkan drainase dapat berperan secara baik. Jangan dibiarkan ada air yang menggenangi tempat, karena tanaman ini tidak tumbuh secara baik di tempat basah.

Pemberian Pupuk Susulan

Proses menanam melon setelah itu pemberian pupuk susulan. Aktivitas ini dilaksanakan saat tanaman sudah berumur 1 minggu. Pupuk yang diberi seharusnya berbentuk cairan, dapat memakai pupuk cair organik atau pupuk kimia bikinan yang dicairkan sama air.

Pemupukan susulan dengan pupuk bikinan diberi sekitar 6 kali sepanjang 1 kali periode tanam. Pupuk kimia bikinan itu dicampurkan ke air selanjutnya disiramkan pada tanaman melon. Jumlah pupuk yang disarankan ialah 200-250 ml/tanaman (saksikan gambar di atas).

Penyerbukan Tanaman Melon

Saat musim kemarau penyerbukan tanaman melon dilaksanakan oleh serangga penyerbuk, tapi saat musim hujam umumnya intensif serangga penyerbuk menyusut. Oleh karenanya perlu dilaksanakan penyerbukan bikinan. Proses penyerbukan bikinan ini dilaksanakan pada jam 10 pagi.

Kerjakan penyerbukan bikinan pada bunga betina, khususnya bunga yang ada di cabang kesembilan sampai 13. Pada sebuah tangkai pohon dapat ditumbuhkan 3-4 buah. Selanjutnya disaring kembali hingga cuman sisa 1-2 buah yang mempunyai kualitas terbaik.

Hama dan Penyakit Tanaman Melon

Menanam Melon di wilayah tropis seperti Indonesia cukup rawan pada gempuran hama dan penyakit. Hama yang umumnya serang budidaya melon seperti lalat buah, kutu daun, ulat daun, dan tungau. Dan tipe penyakit yang serang seperti antraknosa, busuk buah dan busuk tangkai.

Untuk menahan tanaman terkena penyakit kerjakan pemupukan secara periodik dan jaga sanitasi tempat tanam. Jika hama dan penyakit mulai serang dapat ditangani dengan menyemprot pestisida organik.

Panen Buah Melon

Budidaya buah melon mulai dapat dipanen saat telah berusia tiga bulan sesudah bibit ditanamkan. Ciri-ciri buah melon yang siap diapnen ialah permukaan kulit terlihat kasar dan ada terlihat retak-retak. Wara kulit hijau kekuningan dan keluarkan wewangian yang kuat.

Untuk menuai buah melon seharusnya tunggu hingga tingkat kematangan sampai 90% atau sekitaran 3-7 hari saat sebelum melon masak secara prima. Hal itu bermanfaat untuk memberi waktu supaya melon tidak begitu masak saat proses distribusi.

Pemetikan buah melon dilaksanakan dengan menggunting batang buah dengan memakai gunting atau pisau. Batang dipotong seperti huruf T, menjadi yang dipotong batang yang ke arah pada buah. Pilih buah melon yang telah betul-betul siap untuk dipanen.


Post a Comment for "Petani Melon Raup Rp80 Juta Dalam Satu Musim"