Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

6 Herbal Terbaik untuk Membantu Menghilangkan Bekas Luka

6 Herbal Terbaik untuk Membantu Menghilangkan Bekas Luka

Luka adalah robekan pada kulit, biasanya disebabkan oleh sayatan atau luka bakar. Setelah luka terjadi, sel-sel kulit berkembang biak untuk mengisi kembali lubang di kulit. Ini sering dapat meninggalkan bekas luka. Meskipun bekas luka tidak selalu menyakitkan, dari sudut pandang estetika, bekas luka bisa tidak sedap dipandang dan menyebabkan perasaan kurang percaya diri dan harga diri rendah, terutama jika bekas luka di wajah. Semakin banyak pembuluh darah yang menumpuk di bekas luka, semakin padat, lebih gelap, dan, karenanya, semakin terlihat.

Herbal telah dihargai selama ribuan tahun karena kemampuannya untuk menyembuhkan luka dan mengurangi jaringan parut, dan banyak dari yang paling efektif adalah bahan dalam krim dan produk pengurang bekas luka komersial. Teruslah membaca untuk mengetahui herbal mana yang memiliki sifat anti-inflamasi, antiseptik, dan antibakteri yang dapat membantu memperbaiki jaringan kulit dan memudarkan bekas luka.

1. Lidah Buaya (Aloe vera)

Lidah buaya diekstraksi dari daun lidah buaya; itu penuh dengan vitamin A, B, C, dan E. Sementara semuanya mempromosikan penyembuhan kulit, yang paling berharga adalah vitamin E karena antioksidannya yang menetralkan aktivitas radikal bebas dan membantu perbaikan kulit. Kandungan vitamin E yang tinggi pada lidah buaya menjadikannya bahan utama dalam produk kulit yang dijual secara komersial dan krim pengurang bekas luka.

2. Lavender (Lavandula angustifolia)

Lavender, terutama dalam bentuk minyak esensial, adalah ramuan pengurang bekas luka yang efektif karena sifat antiseptik dan penyembuhan kulitnya. Lavender bersifat antibakteri dan dapat dioleskan untuk merangsang perbaikan kulit yang sehat.

3. Pohon Teh (Melaleuca spp.)

Minyak yang berasal dari pohon teh dapat digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kulit, termasuk psoriasis, serta mengurangi jaringan parut dari luka, meskipun tidak boleh digunakan untuk mengobati luka bakar. Ini memiliki fungsi antiseptik dan anti-inflamasi untuk meminimalkan kepadatan bekas luka, dan dapat diterapkan langsung ke kulit karena tidak mengiritasi selaput lendir. Untuk alasan ini, pohon teh adalah pilihan terbaik untuk bekas luka wajah, termasuk bekas jerawat.

4. Marsh Mallow (Althaea officinalis)

Marsh mallow, ramuan yang secara tradisional digunakan untuk membuat makanan penutup lembut yang terkenal, juga memiliki khasiat obat. Daun dan bunganya dihancurkan dan dioleskan untuk mengurangi jaringan parut pada luka akibat luka bakar, luka, dan bisul. Ramuan ini mengurangi iritasi dan memiliki sifat anti-inflamasi.

5. Nanas (Ananas comosus)

Nanas mengandung bromelain, enzim yang digunakan terutama pasca operasi untuk meminimalkan pembengkakan, jaringan parut, dan memar serta mengurangi waktu penyembuhan. Bromelain sering diekstraksi dari buahnya, tetapi efeknya tetap dapat dinikmati hanya dengan mengonsumsi nanas. Makan bersama dengan kunyit dapat meningkatkan fungsi bromelain.

6. Echinacea (Echinacea purpurea)

Banyak bekas luka terjadi ketika luka terinfeksi; echinacea dapat dikonsumsi untuk melindungi dari infeksi selama proses penyembuhan. Namun, ramuan ini tidak boleh dikonsumsi oleh mereka yang memiliki penyakit autoimun, seperti lupus atau rheumatoid arthritis.

Meskipun jamu dapat dikonsumsi secara oral saat luka masih terbuka, sebelum mengoleskan ramuan apa pun ke kulit, disarankan untuk menunggu sampai luka menutup dan terbentuk kulit baru. Herbal telah lama dikenal karena khasiat penyembuhan kulitnya dan merupakan pilihan yang andal untuk menghilangkan noda, kesadaran diri, dan masalah kepercayaan diri yang dapat disebabkan oleh jaringan parut.

Post a Comment for "6 Herbal Terbaik untuk Membantu Menghilangkan Bekas Luka"