Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

THINK TANK MELIHAT TINGKAT INFLASI PANGAN TAHUNAN TERTINGGI DALAM 14 TAHUN

Harga pangan A.S. akan naik minimal 4,2% tahun ini, didorong oleh harga energi dan komoditas yang tinggi, kata think tank University of Missouri di hari Rabu. Direktur group, Pat Westhoff, menjelaskan angka sebetulnya dapat semakin tinggi kembali.

"Saya tidak memberikan Anda angka detil, tapi aman untuk menjelaskan jika kami membuat baseline baru ini hari, kami nyaris pasti memperlihatkan angka yang semakin tinggi," kata Westhoff, yang mengetuai Institut Riset Peraturan Pangan dan Pertanian ( FAPRI). "Ingat di mana kita mengawali tahun ini, angka tahun ke tahun harus turun benar-benar tajam di bulan-bulan kedepan untuk memperoleh tingkat tahunan 4,2%."

Pada 4,2% di tahun 2022, tingkat inflasi makanan AS bisa menjadi yang paling tinggi semenjak tingkat tahun 2008 sejumlah 5,5%. FAPRI, seperti USDA, memperbandingkan rerata peningkatan harga pangan pada sebuah tahun dengan rerata tahun awalnya untuk hasilkan prediksi tingkat inflasi pangan tahunan. FAPRI menjelaskan harga pangan naik 3,9% tahun kemarin.


"Harga komoditas pertanian dan energi yang semakin tinggi yang disebabkan karena perang Ukraina bisa menyulitkan inflasi makanan customer untuk kembali lagi ke tingkat normal di masa datang," kata FAPRI dalam laporan A.S. Agricultural Pasar Outlook. "Harga daging sudah pimpin trend ke arah inflasi makanan yang semakin tinggi dalam tahun-tahun ini, tapi ongkos produk makanan yang lain sudah bergerak semakin tinggi dalam beberapa bulan akhir. … Customer A.S. sudah kembali habiskan semakin banyak uang makanan mereka untuk makanan di luar rumah saat limitasi wabah berkurang."

Ekonom USDA memprediksi inflasi makanan sejumlah 3% tahun ini, yang hendak jadi tahun ke-3 beruntun bertambah semakin tinggi dari rerata. Umumnya harga pangan naik rerata 2,4% /tahun.

Index Harga Customer, yang diedarkan oleh Departemen Tenaga Kerja, menjelaskan inflasi naik jadi 7,9% di tahun yang usai pada Februari. IHK memperbandingkan harga sekarang ini dengan bulan awalnya dan dengan tingkat tahun kemarin.

Dalam laporan dasar pertaniannya, FAPRI memprediksi peningkatan 7% dalam ongkos produksi pertanian tahun ini, jadi $420 miliar, "mayoritas karena harga pakan dan pupuk yang semakin tinggi." Prediksi itu didasari pada keadaan pada Januari, saat sebelum agresi ke Ukraina.

"Perang Ukraina sudah menyebabkan peningkatan besar harga minyak mentah dan peluang akan menyebabkan ongkos produksi pertanian yang semakin tinggi kembali," kata FAPRI dalam pembukaan laporannya.

Post a Comment for "THINK TANK MELIHAT TINGKAT INFLASI PANGAN TAHUNAN TERTINGGI DALAM 14 TAHUN"