Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PETANI A.S. MENGEJAR KEUNTUNGAN KEDELAI, MENYERAHKAN SAHAM GANDUM


Petani Amerika menjelaskan mereka akan menanam semakin banyak kedelai - rekor 91 juta hektar - dan semakin sedikit jagung dan gandum musim semi walau suplai gandum global ketat yang diperburuk oleh agresi Rusia ke Ukraina. Rusia dan Ukraina ialah dua pengekspor gandum paling besar di dunia, dan Ukraina ialah penyuplai jagung terpenting. Amerika Serikat ialah pengekspor pertanian paling besar di dunia.

"Pasar gandum tetap ketat terkecuali kita mempunyai panen gandum berlimpah di sini dan di Eropa, dan peluang tetap ketat sampai tahun depannya," kata Joe Glauber dari think tank IFPRI. Kanada, Argentina, Australia, Kazakhstan, serta Rusia bisa menolong dengan suplai periode pendek, ucapnya.

Sementara agresi, dengan implementasinya pada suplai pangan dunia, sudah menggerakkan harga beberapa bijian, hal tersebut tidak menggerakkan petani AS untuk meluaskan tempat tanaman atau melawan jagung dan kedelai sebagai dua tanaman AS yang terbanyak ditanamkan, kata Departemen Pertanian dalam Prospective tahunannya. Laporan penanaman. USDA mengontak nyaris 78.000 petani sepanjang dua minggu awal bulan Maret untuk laporan itu, ukuran berbasiskan survey pertama dari reaksi tingkat pertanian pada perang di Ukraina.

Hadapi harga pupuk yang tinggi, petani merencanakan untuk berpindah dari jagung ke kedelai. Pada 91 juta hektar, penanaman kedelai bisa menjadi yang paling tinggi, naik 4%, atau 3,76 juta hektar, dari tahun kemarin. Penanaman jagung akan turun dalam jumlah yang hampir serupa — 3,87 juta hektar, atau 4% — jadi keseluruhan 89,lima juta hektar.


Ini bisa menjadi ke-3 kalinya area kedelai melewati area jagung di Amerika Serikat. Dengan cuaca normal dan hasil "garis trend", beberapa petani bisa memetik kedelai dengan rekor panen besar pada musim luruh ini.

"Kami kumpulkan info niat ini saat sebelum petani, dalam beberapa kasus, lakukan penanaman di atas lapangan," kata Lance Honig dari USDA sepanjang pembimbingan webcast. "Jadi ada banyak peralihan yang dapat terjadi saat kami melalui tersisa musim ini."

Bukannya meluaskan penanaman gandum, petani menjelaskan mereka akan kurangi benih gandum yang ditanamkan pada musim semi sejumlah 2%, jadi 11,dua juta hektar. Ini bisa menjadi tahun ke-4 beruntun jika penanaman sudah turun. Gandum musim semi mayoritas ditanamkan di Daratan Utara dan dipanen di akhir musim panas. Petani di North Dakota, negara sisi paling atas untuk gandum musim semi, menjelaskan mereka akan memotong penanaman sejumlah 5% dari tingkat 2021 mereka.

Gandum musim dingin menyumbangkan sisi paling besar dari tanaman gandum AS, tapi ditaburkan musim luruh lalu, jauh saat sebelum agresi Ukraina atau tuntutan untuk memproduksi global yang semakin tinggi. Gandum musim dingin tidak aktif sepanjang musim dingin dan dipanen pada musim panas. Sekitaran 69% daerah gandum musim dingin, mayoritas di Daratan tengah dan selatan dan Pacific Northwest, ada di bawah beragam tingkat kekeringan, berdasar data USDA.

Stock gandum dunia sekarang ini sama dengan suplai dua 1/2 bulan, stock paling kecil di dalam 14 tahun. Penghitungan itu mengecuali China, yang dikreditkan dengan menggenggam 1/2 dari gandum di gudang di dunia tapi jarang-jarang mencelupkan ke stoknya dan cuma mengekspor gandum dengan jumlah yang bisa diacuhkan.


Perang diprediksi akan batasi export beberapa bijian dari Ukraina dan Rusia dalam kurun waktu dekat dan secara berarti bisa memotong produksi Ukraina tahun ini. Pengurangan export beberapa bijian yang berkelanjutan oleh ke-2 negara "bisa memberi penekanan tambahan di harga komoditas pangan internasional hingga bikin rugi beberapa negara yang rawan secara ekonomi, terutamanya," kata Organisasi Pangan dan Pertanian PBB awalnya bulan ini. Diprediksi jika secara global, tambahan 8 sampai 13 juta orang bisa hadapi kelaparan sebagai mengakibatkan.

Petani akan menanam 317,empat juta hektar untuk dua lusin tanaman "khusus" AS, dari jagung dan gandum sampai jerami dan kentang, bertambah 214.000 hektar dari tahun 2021 dan searah dengan tahun-tahun ini, kata USDA. Keseluruhan kombinasi penanaman jagung dan kedelai tahun ini, 180,lima juta hektar, akan sama dengan tahun kemarin.

"Satu kali lagi, tidak ada kontribusi dari Amerika Serikat dalam isi lubang prospektif dalam suplai gandum global tahun ini dengan menambah semakin banyak hektar pada musim semi ini," catat ekonom Kampus Illinois Scott Irwin di sosial media.

Post a Comment for "PETANI A.S. MENGEJAR KEUNTUNGAN KEDELAI, MENYERAHKAN SAHAM GANDUM"