Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

OPERASI TEBU INI MUNGKIN MENJADI PERTANIAN YANG PALING BERKELANJUTAN DI FLORIDA



lama sesudah keluarga Fanjul tinggalkan Kuba dan datang di Florida di tahun 1959, mereka membangun pabrik gula kecil di atas 4.000 hektar tanah di Western Palm Beach County. Tebu dipanen dengan tangan, dan panen pertama cuma hasilkan 10.000 ton gula.

Enam dasawarsa selanjutnya, operasi pertanian simpel itu sudah semakin makin tambah meluas sampai meliputi sekitaran 190.000 hektar hampir di 5.000 sektor pribadi. Dan perusahaan keluarga - saat ini dikenali sebagai Florida Crystals - ialah sisi dari penyulingan dan pemasar gula tebu paling besar di dunia dengan produksi tahunan lebih dari enam juta ton.

Sejauh jalan, Florida Crystals sudah mengaplikasikan beberapa tehnik untuk tingkatkan kelestarian lingkungan dan tingkatkan efektivitas ekonomi. "Sebagai seorang petani, tanah Anda ialah asset khusus Anda," kata Diego Luzuriaga, wapres riset dan peningkatan Florida Crystal. "Anda harus jaga tanah Anda, dan kami selalu cari langkah yang lebih bagus untuk melakukan."

BACA LEBIH BANYAK: Pembisik ubi jalar

Pengembangan ini sekitar dari sistem berteknologi tinggi seperti traktor tanam berpemandu GPS yang tepat sampai sepersekian inch sampai pilihan berteknologi rendah untuk memuat burung hantu di semua kebun untuk kurangi kehilangan panen pada tikus yang menyukai manis.

"Metrik khusus dalam menghitung kebersinambungan ialah waktu," kata direktur kebersinambungan Florida Crystal, Andy Sauber. "Ada kesadaran jika kita ingin terus lakukan ini untuk waktu lama, karena itu kita harus jaga apa yang kita punyai." Perusahaan mengaplikasikan pendekatan itu lewat beragam program.

TEKNOLOGI GPS

Traktor dan pemanen di Florida Crystals tidak mempunyai roda setir. Sebagai tukarnya, mereka memakai joystick dan monitor iPad. Ya, ini lebih serupa PlayStation dibanding perlengkapan pertanian yang perlu. Tetapi, ini bukanlah mainan. Ini ialah tehnologi yang memungkinkannya traktor untuk menyesuaikan dengan mekanisme GPS satelit, memungkinkannya akurat pada perataan tempat dan pembikinan jalur.

"GPS memberitahu traktor ke mana harus mengalihkan tanah sampai semua lapangan betul-betul rata. Ini menahan erosi dan memungkinkannya kami untuk menjaga semua gizi yang kami dapat dalam kebun," kata Luzuriaga.

"Jika masalah penanaman, tiap traktor ikuti garis GPS yang serupa setiap saat. Dengan demikian Anda tidak menghancurkan tebu atau akarnya, dan pupuknya pas pada tempat kami menempatkan tangkai tebu. Pupuk adalah input yang termahal, jadi kami ingin benar-benar pas," sambungnya.


ANALISIS TANAH

Contoh tanah diambil dari tiap lapangan tiap tahun. Contoh ini selanjutnya dikirimkan ke University of Florida, di mana mereka dites kandungan fosfor dan kaliumnya. Hasilnya selanjutnya dikaji dengan jeli oleh periset tanah Florida Crystals, yang memakai data itu untuk menyarankan langkah membenahi keadaan perkembangan.

"Mereka memberitahu kami berdasar sektor untuk sektor tepat apa yang diperlukan tanah," kata Luzuriaga. "Ini ibarat ke restaurant dan mempunyai opsi menu yang lain. Cuma kami yang mempunyai sekitaran 300 opsi atau formulasi yang lain untuk diputuskan. Dengan demikian kami dapat benar-benar akurat dan memberi tanah tepat apa yang diperlukan."

ROTASI TANAMAN

Jauh saat sebelum pertanian regeneratif jadi trend, Luzuriaga memperlihatkan jika Florida Crystals mulai menukar apa yang ditanamnya tiap tahun di beberapa ladangnya. Tebu masih memimpin, sudah pasti, tapi dirotasi dengan beras (perusahaan menjalankan salah satu penggilingan padi di Florida) bersama dengan jagung, selada, kubis, kacang hijau, dan lobak.

"Masukkan tanaman lain itu ke tanah akan membuat karbon dan bahan organik ke dasar tanah," kata Luzuriaga. "Kami usaha menjaga persetujuan itu dengan Ibu Pertiwi. Itu kunci untuk kami."

DISTRIBUSI AIR

Minimnya kelembapan jarang-jarang jadi permasalahan untuk petani Florida. Bila ada, Negara Sisi Sunshine umumnya terima kebanyakan hujan, khususnya sepanjang musim panas saat badai petir ada nyaris tiap sore. "Umumnya ada semakin banyak hujan di wilayah ini dibanding yang diperlukan tanaman," kata Sauber.

Florida Crystals berusaha pastikan jika tidak ada curahan hujan yang kebuang percuma dengan manfaatkan rangkaian saluran sulit yang dibuat dalam dan disekitaran kebun. Ada sekitaran 500 pompa dalam mil saluran ini, dan mereka bisa dipakai untuk turunkan atau meningkatkan permukaan air berdasar musim penghujan atau kemarau. Kanal-kanal mengalihkan air dari 1 zone tanam ke zone tanam yang lain pada operasi yang jauh.

"Kami memakai air hujan untuk banjiri sawah. Selanjutnya saat kami memetik padi, kami ambil air dari kebun itu dan mengalihkannya lewat saluran ke kebun tebu," kata Luzuriaga. "Menjadi persawahan berperan sebagai reservoir untuk memuat air hujan yang kita peroleh sepanjang musim panas. Itu langkah lain jika beras ialah tanaman khusus untuk kami dari pemikiran yang terus-menerus."


PENGENDALIAN TIKUS

Walau tebu ialah makanan yang manis, Luzuriaga menjelaskan Florida Crystals tidak banyak memiliki permasalahan dengan rusa atau hewan rimba yang lain yang kunyah tanaman. Kebalikannya, tikus ialah pembikin onar paling besar.

Sepanjang beberapa dasawarsa, perusahaan coba melawan hama dengan umpan tikus dan rodentisida yang lain. Selanjutnya sekian tahun lalu, rangkaian kotak ditaruh di kebun untuk dipakai sebagai rumah sarang burung hantu. Ibu Alam sudah bisa dibuktikan jadi partner terbaik. Sekeluarga burung hantu bisa hilangkan beberapa ribu tikus /tahun.

Karena kesuksesan hebat dari ide ini, Florida Crystals sudah memasangkan sekitaran 600 kotak burung di semua kebun tebunya. "Ini benar-benar kurangi keterikatan kami pada rodentisida," kata Luzuriaga. "Ini bukanlah tehnologi tinggi, tapi ini ialah praktek terus-menerus yang penting."


PRODUKSI ENERGI

Kemungkinan contoh kebersinambungan paling besar di Florida Crystals ialah pemakaian serat tersisa dari penggilingan tebu untuk hasilkan listrik. Tiap tangkai tebu memiliki kandungan sekitaran 6 ons bahan bakar yang dikenali sebagai ampas tebu, yang bisa diganti jadi energi lewat sarana kogenerasi pada tempat.

"Cuma ada sebagian besar energi yang tumbuh di sini dengan tebu," kata Sauber. "Kami 82% disokong oleh energi terbarukan di semua perusahaan. Itu terhitung semua operasi dan kantor perusahaan."

Selainnya memakai kembali ampas tebu, Luzuriaga memperlihatkan jika di tahun tertentu, Florida Crystals memakai kembali sekitaran 1 miliar galon air yang dikeluarkan dari tebu saat sebelum diolah. Dan abu tersisa pembakaran ampas tebu dibalikkan ke sawah sebagai pupuk.

"Nyaris tidak ada sampah dari tebu kami," kata Luzuriaga. "Tebu bawa listrik dan air sendiri, dan hasilkan pupuk sendiri. Ini ialah tanaman yang paling terus-menerus di dunia."

Post a Comment for "OPERASI TEBU INI MUNGKIN MENJADI PERTANIAN YANG PALING BERKELANJUTAN DI FLORIDA"