Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

HARGA TELUR MENINGKAT SETELAH MEWABAH FLU BURUNG MENCAPAI TANDA DUA BULAN



Orang Amerika tidak kekurangan telur dalam pandemi flu burung yang berjalan, yang terjelek semenjak 2015, kata Menteri Pertanian Tom Vilsack. Sekitaran 4% dari temanan layer AS sudah mati dalam 2 bulan semenjak verifikasi pertama flu burung benar-benar bakteri (HPAI) pada 8 Februari.

Ayam petelur bertanggungjawab atas dua dari tiap tiga unggas yang mati karena HPAI atau dalam pembasmian temanan yang terkena. Flu burung "lajur tinggi" bisa menghancurkan temanan ternak secara cepat, hingga petugas pertanian secara cepat menghancurkan ternak dengan keinginan bisa menahan penebaran penyakit virus.

Sering naik-turun, harga telur naik 52% sepanjang pandemi. Keinginan telur secara tradisionil bertambah mendekati Paskah, yakni 17 April tahun ini.

Negara tersebut dapat keluar pandemi dengan kerusakan yang " lebih sedikit" dibanding pandemi 2014-15, kata Vilsack awal minggu ini, menunjuk pada kenaikan biosekuriti di peternakan unggas. Ia menjelaskan ia tidak menginginkan kekurangan telur yang berarti. Lebih dari 50 juta burung, mayoritas ayam dan kalkun, terhitung 12% ayam petelur nasional mati dalam pandemi 2014-15. Beberapa toko kelontong kekurangan telur sepanjang musim semi 2015.

"Karena HPAI ditebarkan oleh burung liar yang lakukan migrasi, susah untuk meramalkan apa yang hendak terjadi sepanjang beberapa waktu di depan," kata jubir Service Peninjauan Kesehatan Hewan dan Tumbuhan USDA. "Virus ini benar-benar wajar di lingkungan burung liar hingga pemilik flok perlu mengaplikasikan biosekuriti yang kuat."

Kasus paling akhir dari 211 kasus HPAI yang diverifikasi pada unggas komersil sepanjang pandemi 2014-15 terjadi pada 16 Juni 2015. Sepanjang tahun ini, flu burung sudah teridentifikasi disekitaran 100 unggas komersil.

Iowa, negara sisi telur No. 1, menyumbangkan 12,tujuh juta dari 16,delapan juta susunan yang mati dalam pandemi tahun ini, berdasar data USDA. Sekitaran 3,15 juta kalkun sudah mati; 1,28 juta di South Dakota dan 1,06 juta di Minnesota. Disamping itu, 2,1 juta ayam broiler mati. dalam perincian USDA ialah 830.239 pullet — ayam muda yang belum bertelur — dan dua temanan "unggas komersil" yang memuat 1,dua juta burung. Keseluruhan AS ialah 24,lima juta burung dalam temanan lokal.


Untuk kurangi resiko HPAI, USDA merekomendasikan beberapa langkah seperti batasi banyaknya orang yang terkait dengan temanan dan menghindari temanan dari burung liar dan kotorannya. Penyakit ini dapat juga menebar lewat perlengkapan dan baju yang tercemar, hingga perlakuan penangkalan disarankan seperti mandi kaki untuk mendisinfeksi sepatu bot atau menukar baju saat beralih dari lumbung ke lumbung.

"Cuma sedikit ada bukti yang memperlihatkan jika HPAI menebar dari peternakan ke peternakan," kata jubir APHIS. "Pandemi flu burung yang paling bakteri (HPAI) sekarang ini menebar ke semua negeri khususnya karena migrasi burung liar."

Post a Comment for "HARGA TELUR MENINGKAT SETELAH MEWABAH FLU BURUNG MENCAPAI TANDA DUA BULAN"