Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ternak Kelinci Hias Dapat Jadi Kesempatan Usaha yang Menguntungkan



Beternak kelinci hias lagi banyak disukai beberapa orang.Contoh nya seorang pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Usaha ini dipandang mempunyai prospect janjikan karena banyak pecintanya.

Salah satunya barisan pemuda yang mulai aktif beternak kelinci hias di Kabupaten Kuningan ialah Barisan Peternak Muda (KPM) Farm Jaya Rabbitry.

Barisan itu, tengah coba memikulgbiakan kelinci hias tipe fujilop dan lionhead, untuk di pasarka di beberapa wilayah di indonesia

KPM Farm Jaya Rabbitry dirintis seorang pemuda di Dusun Bojong, Kabupaten Kuningan, namanya Kurniawan. Barisan ini menyengaja dibuat, supaya pemuda di dusun itu dapat mempunyai pendapatan dengan beternak kelinci hias.

Sebelumnya, KPM Farm Jaya Rabbitry cuman mempunyai 10 ekor indukan kelinci hias tipe fujilop. Tetapi, seiring waktu berjalan jumlah indukan kelinci hias punya mereka semakin bertambah. Sampai sekarang ini, telah ada 50 ekor indukan fujilop dan tipe yang lain yang dipunyai oleh 14 orang anggota di kelompoknya.

"Kita dinaungi oleh Komune Kelinci Kuningan. Saya ingin ini percontohan. Agar desa-desa lain dapat memasuki juga. Jika barisan sangat aktif di sini. Anggotanya masyarakat Dusun Bojong. Maksudnya untuk mendayagunakan pemuda yang tidak berpenghasilan, jadi berpenghasilan dari ternak kelinci ini," kata Kurniawan ke Sariagri, di Kandang Kelinci KPM Farm Jaya Rabbitry, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

Kurniawan sekarang ini jadi pembimbing dalam barisan itu. Dia akui, KPM Farm Jaya Rabbitry sedang memikulgbiakan kelinci hias tipe english angora dan flemish giant rabbit, selainnya tipe fujilop dan lionhead.

Dalam satu bulan, KPM Farm Jaya Rabbitry dapat jual sekitaran 20 ekor anakan kelinci hias. Menurut dia, tipe dan usia kelinci benar-benar memengaruhi nilai jual. Dari penuturannya, anakan kelinci hias dapat dipasarkan jika umurnya telah sentuh sebulan 1/2.

"Untuk memproduksi kita panen 2 bulan sekali. Sebulan untuk memiliki kandungan sebulan 1/2 untuk menyusui. Baru kita jual. Rerata indukan dapat melahirkan lima ekor. Dewasa itu jika umurnya 6 bulan. Umumnya usia 5 bulan sudah dikawinkan," tutur Kurniawan.

Kelinci hias yang dari kelompoknya, telah dipasarkan ke banyak daerah. Intinya di daerah Cirebon dan sekelilingnya. Bahkan juga, kelinci hias dari KPM Farm Jaya Rabbitry telah dikirimkan sampai wilayah Bali dan Pekalongan.

"Per ekor Rp140ribu (45hari). Jika makin tua berbeda kembali harga. Jika sepasang Rp250 ribu. Termahal kita jual Rp2 juta umur 5 bulan. Harga bergantung tipe dan umurnya," tutur Kurniawan.

Kurniawan menjelaskan, tiap tipe kelinci hias mempunyai tehnik perawatan yang berbada. Namun, secara umum semua tipe kelinci hias harus di taruh dalam kandang dengan keadaan bersih.

Dan, lanjut ia, untuk pakan umumnya kelompoknya memakai pelet, dengan diselipin pakan rumput.

"Pakan kita pelet. Penyelingnya rumput. Jika berdasar teori dari study banding, 75 % itu rumput atau hijau-hijauan. 25 % pelet. Jika tambah murah pakan gunakan rumput. Modal awalnya untuk ternak kelinci hias sekitaran Rp10 juta," paparnya.

Kurniawan mengharap, nanti Pemerintahan Kabupaten Kuningan dapat memberi dukunhan supaya peternakan kelinci hias di Kabupaten Kuningan bisa mengalami perkembangan. Disamping itu, dia merencanakan akan buka salon khusus kelinci hias di wilayahnya. Hingga, anggota kelompoknya dapat mempunyai pendapatan tambahan.

"Jika saat ini pemasaran online. Kita juga MoU dengan tempat wisata di Kuningan. Sasaran kami yang off-line itu dibuka di beberapa tempat rekreasi," tandas ia.

Post a Comment for "Ternak Kelinci Hias Dapat Jadi Kesempatan Usaha yang Menguntungkan"