Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bangkit dari pandemi, Belajar budidaya ikan lele

Bangkit dari pandemi, Belajar budidaya ikan lele

Pada masa pandemi semacam ini, banyak usaha yang dapat dilaksanakan. Salah satunya ialah usaha ternak lele. Pebisnis dapat membuat kandang atau tempat berkembang biak lele di rumah. Saat lele telah panen dan menghasilkan beberapa ratus ekor lele, customer tak perlu repot cari atau ke pasar untuk beli ikan lele. Service pengantaran  dapat  membuat customer merasa senang.

Cara Jitu Ternak Lele

Untuk menghasilkan lele yang berkualitas dan sehat yakinkan bahwa kalian mempunyai kesabaran yang bagus supaya budidaya ikan lele tidak percuma. Ikan lele sebagai tipe ikan yang gampang untuk dipiara, karena tipe ikan lele benar-benar kuat untuk hidup pada keadaan air apa saja. Tetapi, hal tersebut tidak berarti meremehkan kualitas air yang digunakan. Makin baik kualitas air, karena itu makin baik juga pertumbahan ikan lele.

1. Memperhatikan lokasi hidup ikan lele

Temperatur yang bagus untuk budidaya ikan lele ialah pada temperatur 26-32 C. Tidak boleh terlalu rendah, karena akan menganggu proses pencernaan makanan pada ikan lele. Dan, jika temperatur terlampau tinggi, pencernaan makanan akan berjalan cepat. Satu kembali yang perlu kamu lihat ialah pH. Yakinkan keadaan tempat harus ada dalam range pH 7-8 saat mulai lakukan budidaya ikan lele.

2. Membuat kolam untuk pembesaran ikan lele

Ada banyak tipe kolam yang dipakai, yakni kolam terpal, kolam semen dan kolam tanah. Dari ke-3 bahan pembikin kolam itu, tipe kolam terpal sebagai yang paling gampang dan murah dipakai untuk budidaya ikan lele. Untuk ukuran, tidak seperti budidaya ikan lain, untuk lele tidak sulit dan susah. Kolam sama ukuran 5x2 mtr. benar-benar cukup dipakai untuk memuat lebih kurang 1000 ekor benih ikan lele. Ukuran kolam untuk budidaya ikan lele lebih dari itu, tinggal dihitung memakai persyaratan minimum daya tampung per-meter kolam. Tiap mtr. persegi kolam budidaya ikan lele bisa memuat lebih kurang 100 ekor benih ikan lele . Maka, jika ukuran kolam yang kamu bikin untuk budidaya ikan lele ialah 7×4 mtr., memiliki arti dapat memuat sekitaran 2000 ekor ikan lele. Seharusnya, tidak boleh terlampau padat karena ikan lele akan gampang terkena penyakit.

3. Memilih benih ikan lele berkualitas. 

Saat sebelum pilih benih untuk budidaya ikan lele, kita harus bisa membandingkan benih ikan lele untuk pembesaran dengan pembenihan. Untuk benih ikan lele pembesaran ukurannnya 5-7 cm. Ketika menentukan, usahakan ukuran seragam. Misalkan, pilih benih ikan lele memiliki ukuran 6 cm, memiliki arti semua benih ikan lele ukuran harus sama. Benih ikan lele yang berkualitas biasanya bertubuh yang imbang, di antara kepala dan tubuhnya. Disamping itu, benih ikan lele harus bebas dari cacat, badan mengkilat, pergerakannya gesit dan sungut berseri (tidak pucat).

Bangkit dari pandemi, Belajar budidaya ikan lele

4. Mempersiapkan keadaan kolam untuk disebar benih lele. 

Langkah awal, kolam berisi air bersih dan bebas cemaran sampah apa saja. Isikan kolam sampai ketinggian lebih kurang 60 cm. Cara ke-2 , persiapkan pupuk kandang yang dari kotoran kambing atau domba. Saran pupuk kandang itu ke karung sama ukuran 1-1,5 kg/m2. Bila kolam ikan lele yang kamu bikin memiliki ukuran 5×2 mtr., memiliki arti kamu dapat gunakan pupuk sekitaran 10-15 kg. Seterusnya, isi karung itu dipisah jadi dua sama berat . Maka, pada sebuah kolam ada dua karung pupuk kandang. Saran pupuk kandang itu (tidak boleh dikeluarkan dari karungnya) ke kolam. Kamu bisa meletakannya di tepi atau di tengah-tengah, yang perlu status karung itu nanti mengambang dan bergerak bebas. Sesudah satu minggu, angkatlah ke-2 karung berisi pupuk itu. Tetapi, saat sebelum diangkat, celup karung berulang-ulang ke kolam agar kandungan dalam pupuk teresap keseluruhan oleh air. Kemudian kamu dapat menyebarkan benih ikan lele saat karung telah diangkat keseluruhan

5. Langkah selanjutnya dalam budidaya ikan lele ialah menyebar benih. 

Saat sebelum kamu lakukan penyebaran benih ikan lele, tempatkan lebih dulu benih ikan lele itu dalam tempat berbahan plastik. Langkah penyebarannya harus dilaksanakan dengan memiringkan tempatnya dan keluarkan dikit demi sedikit benih ikan lele. Saat yang baik untuk penyebaran benih ikan lele ialah saat sore atau pagi hari, karena jika dilaksanakan di siang hari keadaan air sedang benar-benar panas hingga mempunyai potensi menyebabkan kematian benih ikan lele karena depresi.

6. Pengelolaan air dan pemberian pakan lele 

Dalam budidaya ikan lele, ada dua poin utama yang perlu kamu lihat yakni pengendalian air dan pemberian pakan. Berikut ada beberapa poin yang perlu jadi perhatian oleh sahabat kumparan:

- Air yang dipakai dalam kolam budiaya ikan lele, tidak dianjurkan untuk ditukar saat sebelum periode panen. Keadaan air juga harus tenang dan tergenangi. Jauhi lakukan pengurasan air dengan perputaran karena mempunyai potensi kurangi konsistensi pH kolam.

- Tambahan air dalam kolam budidaya ikan lele bisa dilaksanakan sesudah benih ikan lele ditempatkan dan diberi pakan pertama kalinya. Kerjakan dengan bertahap dengan tinggi 20-30 cm tiap penggantian pakan tipe tertentu sampai pada akhirnya capai 120 cm yang digunakan sampai periode panen.

- Point selanjutnya dalam budidaya ikan lele ialah pemberian pakan ikan lele. Pakan ikan lele seharusnya diberi sekitar 5-6 kali satu hari. Jarak pemberian pakan sekitaran 2-3 jam. Beri pakan saat matahari telah keluar agar pencemaran yang mencemarkan wilayah sekitaran kolam budidaya ikan lele bisa lenyap lebih dulu terkena cahaya matahari.

- Tidak boleh beri pakan ikan lele saat hujan, karena air hujan mempunyai potensi memberi zat asam pada pakan yang diberi. Pakan yang terkontaminasi akan mempengaruhi kesehatan ikan lele . Maka, tunggu sampai hujan surut jika ingin memberi pakan dalam budidaya ikan lele

7. Saat panen ikan lele 

Budidaya pembesaran ikan lele cuman memakan waktu 2-3 bulan untuk panen. Saat waktu panen datang, ukuran ikan lele 1 kg telah sejumlah 7-8 ekor. Pakailah perlengkapan memetik yang dengan bahan licin dan lembut supaya tidak memunculkan lecet pada ikan lele. langkah memetiknya, yakni dengan menurunkan air kolam lebih dulu. Selanjutnya, pakai serokan untuk tangkap ikan lele dan saran dalam tempat dengan bahan plastik. Kamu bisa juga menggunakan jala jika air kolam masih lumayan banyak.

Banyak warga yang manfaatkan ikan lele sebagai salah satu alternative pemenuh keperluan nutrisi protein pada makanan setiap hari. Ikan lele jadi alternatif lain dalam pemenuhan protein selain daging ayam, sapi, atau ikan. Ikan lele mempunyai kandungan nutrisi yang lumayan tinggi seperti protein, lemak, vitamin B, dan fosfor. Hingga ikan lele banyak disukai oleh warga karena harga yang dapat dijangkau dan berharga nutrisi tinggi.

Nach, rupanya ikan lele mempunyai banyak manfaat untuk hal-hal lain. Misalnya menjadi pencuci air, artinya ikan lele bisa bersihkan air yang kotor. Kadang ikan lele di simpan di kolam-kolam untuk bersihkan jentik-jentik nyamuk. Lele kerap dipelihara di perairan sawah untuk memakan hama-hama yang mencelakakan padi.

Post a Comment for "Bangkit dari pandemi, Belajar budidaya ikan lele"