Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Manajemen Pemeliharaan Pedet FH

Pemeliharaan Pedet

Pemeliharaan pedet

Pedet adalah sebutan lain untuk anak sapi. Di dalam dunia peternak masa awal pemeliharaan setiap ternak adalah kunci keberhasilan beternak. Oleh karena itu sangat penting untuk memahami cara perawatan pedet yang baik untuk meningkatkan keberhasilan beternak sapi.

Baiklah, dalam kesempatan kali ini admin akan membahas sampai tuntas Manajemen Pemeliharaan Pedet.

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemeliharaan pedet adalah sebagai berikut.
1. Sistem pemeliharaan
2. Perkandangan
3. Asupan Pakan
4. Pemberian Obat-obatan dan Vitamin

Mari kita bahas satu persatu

1. Sistem pemeliharaan 

Sistem pemeliharaan disini akan admin bagi menjadi dua yaitu pemeliharaan pedet dengan Induk dan pemeliharaan pedet tanpa induk.

Jika sahabat peternak menjalankan pemeliharaan dengan sistem pertama yaitu dengan induk mungkin tidak terlalu banyak yang harus di perhatikan. Karena induk sudah menyediakan kebutuhan yang dibutuhkan oleh pedet.

Sementara jika pemeliharaan dilakukan dengan sistem kedua yaitu tanpa induk itu artinya sahabat peternak akan menggantikan posisi induk untuk memenuhi semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh pedet. 

Berikut nya yang akan admin bahas pada artikel kali ini kebanyakan mengarah kepada pemeliharaan pedet tanpa induk. Pada point' berikut akan dijelaskan secara detail.

2. Perkandangan

Sistem perkandangan yang baik untuk pedet sebenarnya sudah pernah admin bahas pada artikel khusus membahas kandang pedet. Hanya saja pada artikel ini akan admin jelaskan lagi lebih detail dan lebih mudah dipahami.

Kandang yang baik untuk pedet pada dasarnya harus kering dan cukup sirkulasi. Dengan kandang yang kering pedet akan merasa hangat. Selain itu kandang yang kering akan menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan berbagai macam penyakit untuk pedet seperti diare atau bahkan coxydiosis, dan kembung. 

Nah untuk menjaga kesehatan pedet, sistem kandang ini sangat membantu untuk menunjang keberhasilan pemeliharaan pedet. Dengan pedet yang sehat tentunya tingkat kematian akan semakin kecil.

Berikut ada 2 jenis kandang yang biasa di gunakan untuk kandang pedet yaitu sistem panggung dan sistem postal. Kedua sistem tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

A. Kandang panggung 

Kandang panggung untuk pedet menyerupai kandang kambing. Dengan ukuran 1.5 m x 1 m. Kandang ini sudah dapat di manfaatkan sampai usia pedet 2 bulan. 


Kandang panggung untuk pedet ini terbuat dari kayu. Jangan menggunakan bambu sebab permukaan bambu yang licin akan menyulitkan pedet untuk berdiri.

Keunggulan kandang panggung :
  • Kandang mudah di bersihkan
  • Kandang tetap kering
  • Penanganan pedet lebih mudah karena sistem panggung individual
  • Pedet nyaman
Sementara kelemahan kandang panggung :
  • Pembuatan kandang lebih rumit
  • Biaya lebih mahal 
Dari rincian di atas sahabat peternak bisa melihat sendiri dengan kandang panggung akan lebih menjamin kesehatan pedet sahabat peternak karena kondisi kandang yang selalu kering dan mudah di bersihkan.

B. Kandang Postal

Kandang Postal adalah kandang lantai yang dialasi dengan litter. Litter adalah alas kandang menggunakan serbuk kayu atau sekam padi.

Kandang Postal ini memang pembuatannya lebih mudah karena hanya dengan membuat lantai dan dinding kandang. 

Sementara untuk ukuran dapat menyesuaikan populasi. Semakin luas kandang semakin banyak populasi yang bisa di tampung. 

Sistem perkandangan seperti ini sebenarnya sudah banyak di jalankan di perusahaan. Sama halnya dengan perusahaan sapi perah yang berada di merek Situnggaling PT. USDF. Hanya saja di perusahaan tersebut menggunakan peralatan yang canggih sehingga pekerjaan menjadi sangat mudah.

Beberapa faktor penting yang harus di perhatikan saat pembuatan kandang Postal adalah : 
  • Sirkulasi udara yang bagus
  • Lokasi kandang berada di tempat yang lebih tinggi.
  • Jauh dari lingkungan sekitar
Berikut kelebihan dan kekurangan kandang sistem postal.

Kelebihan :
  • Pembuatan kandang lebih mudah 
  • Biaya lebih ringan
Kekurangan :
  • Perawatan lebih rumit
  • Biaya perawatan lebih mahal karena harus selalu menyediakan litter
  • Perawatan kesehatan yang lebih sulit
3. Asupan Pakan

Banyak sahabat peternak yang bertanya, Bagiamana Perawatan? 

Apakah Bisa Hidup?

Makanan nya di kasih apa?

Nah.. di poin ini akan admin jelaskan semua tentang kebutuhan nutrisi pedet dan cara pemberian nya.

  • SUSU
Untuk pedet seharusnya masih mendapatkan asupan susu dari induknya. Akan tetapi sedikit berbeda untuk pedet FH jantan. Karena pada usia 1 Minggu saja sudah di pisahkan dari induknya dan di jual ke peternak.

Nah.. lalu apa yg kita berikan untuk mengganti susu induk tersebut? 

Sama seperti kita manusia ada yang Asi ada juga yang menggunakan susu Formula. Untuk pedet FH jantan ini kita berikan susu Formula khusus untuk Sapi pedet biasa juga disebut dengan Susu Skim.

Cara pemberian susu skim :
  1. Setiap hari diberikan pagi dan sore
  2. Dosis per liter air 125-150 gr susu
  3. Jumlah air setiap pemberian 2 liter per ekor
  4. Sehingga kebutuhan susu per hari untuk satu ekor pedet adalah 600 gr
  5. Cara pemberian susu tetap dengan kondisi air hangat. Dengan mengkondisikan air hangat terlebih dahulu baru susu di masukkan. 
  6. Lebih jelasnya bisa di lihat di artikel berikut Khusus untuk membahas pemberian Susu. Klik DISINI
  • KONSENTRAT
Konsentrat khusus untuk pedet dengan protein 18-21 % sangat di rekomendasikan. Fungsi pemberian konsentrat di awal adalah untuk mempercepat perkembangan Rumen pada pedet. 

Pemberian konsentrat dapat diberikan mulai usia 1 Minggu. 

Jumlah pemberian konsentrat pada pedet 1-2% dari bobot badan. Tidak disarankan lebih dari takaran tersebut karena dapat menyebabkan keracunan protein atau asidosis, yang bisa menyebabkan pedet anda Ambruk.

Jika konsentrat seperti di atas tidak tersedia bisa di ganti dengan ransum formulasi sendiri dengan perbandingan yang tepat. Lebih jelasnya Bisa Dilihat Pada artikel khusus pembuatan konsentrat dengan cara manual. KLIK DISINI 

  • RUMPUT
Pada dasarnya ternak ruminansia memang memakan rumput. Akan tetapi kalau untuk pedet sebaiknya jangan diberikan dahulu atau di perkenalkan dulu dengan Rumput sebelum usia 1 bulan. 

Usia diatas satu bulan baru boleh diberikan Rumput. Jika di berikan rumput pada usia di bawah satu bulan rumen belum berfung dengan baik sehingga dapat menyebabkan kerusakan rumen. Jika rumen sudah rusak maka pertumbuhan akan terganggu, atau biasa disebut dengan Perut Kodok (perut besar).

Jumlah pemberian rumput yang baik untuk sapi adalah 10% dari bobot badan.

Sedangkan jenis rumput yang baik untuk pedet adalah rumput yang tidak terlalu tua dengan kandungan air rendah seperti rumput lapangan atau rumput odot. 










sarlim saragih
sarlim saragih Saya seorang lulusan Peternakan Sekarang menyalurkan hobbi menulis dari berbagai pengalaman yang sudah di jalani.

Post a Comment for "Manajemen Pemeliharaan Pedet FH"