iklan

Penting! Pembuatan konsentrat untuk sapi


Pada dasarnya kebutuhan pakan ternak sapi adalah rumput. Seiring berkembangnya peternakan di seluruh belahan dunia banyak inovasi yang di lakukan peternak salah satunya dengan penambahan konsentrat sebagai pakan penguat.

Di Indonesia sendiri sudah banyak pakan konsentrat untuk sapi pabrikan seperti halnya pakan untuk ternak lain. Akan tetapi jika dibuat sendiri juga masih memungkinkan, karena kandungan nutrisi yang tidak serumit pembuatan pakan ternak lain seperti unggas misalnya. 

Nah, di dalam pembuatan konsentrat ini ada beberapa hal yang perlu di perhatikan akan diatei rincikan didalam artikel ini. 

Namun sebelumnya perlu sahabat diatei ketahui pengertian dari konsentrat itu sendiri.

Konsentrat adalah pakan ternak bernutrisi tinggi gabungan dari beberapa bahan ternak dengan formulasi kandungan yang seimbang.

Baiklah, berikut hal yang perlu diperhatikanya dalam pembuatan konsentrat: 

1. Sesuaikan Kebutuhan Nutrisinya

Pembuatan konsentrat untuk sapi dewasa cukup dengan kandungan protein kasar minimal 12%. Tetapi untuk pedet kebutuhan protein harus lebih tinggi yakni minimal 18% karena kebutuhan untuk pembentukan organ si pedet.

Kandungan gizi Ideal untuk Konsentrat untuk penggemukan sapi potong adalah:
  • Kadar air maksimal 12%
  • Protein kasar minimal 12%
  • Lemak kasar maksimal 6%
  • Serat kasar maksimal 12-17%
  • Abu maksimal 10%
  • TDN minimal 64%
Jadi sebelum membuat formula boleh sahabat diatei cek dulu kandungan nutrisi bahan agar dapat tercapai seperti kandungan yang memenuhi standar.

2. Manfaatkan Bahan Pakan yang Ada Di daerah anda

Untuk bahan yang di gunakan usahakan selalu bersumber dari lokasi peternakan anda. Upayakan Jagan menambah biaya operasional untuk transportasi apalagi harus melakukan pengiriman menggunakan jasa, karena biaya pakan pasti akan lebih mahal.

Namun demikian tetap di perhatikan kandungan nutrisinya ya. Jangan asal menggunakan bahan.


3. Proses Mixing (Pencampuran bahan)

Tentunya tidak semua dari sahabat diatei yang memiliki mixer pakan. Sehingga pasti melakukan pencampuran dengan cara manual. 

Nah, sebenarnya mau menggunakan mixer atau manual anda harus tetap memperhatikan cara pencampuran pakan konsentrat yang betul.

Agar hasil bisa homogen maksimal langkah pencampuran konsentrat harus di mulai dari bahan yang jumlahnya lebih sedikit dahulu, di campurkan dengan bahan yang jumlahnya lebih banyak. Setelah tercampur rata baru di tambahkan dengan bahan lainnya. Tujuannya adalah agar bahan tersebut dapat tercampur secara homogen.

Seperti contoh, jika anda menggunakan mineral dengan berat hanya 1 kg jika langsung di campurkan dengan bekatul yang jumlahnya 70 kg sudah bisa di pastikan itu tidak homogen. Akan berbeda jika mineral 1 kg tadi di campurkan dahulu dengan bahan yang hanya memiliki berat 10 kg. Sehingga setelah tercampur dengan bahan 10 kg tadi, sudah bisa di campurkan dengan bahan yang lebih banyak seperti dedak jagung misalnya dengan berat 50 kg. Perbandingannya sudah tidak terlalu banyak yakni hanya 1:5. 

Nah hal ini lah yang sering di anggap sepele oleh sahabat peternak sehingga dengan bahan yang bagus sekalipun, hasilnya tidak sesuai yang di harapkan karena konsentrat tersebut tidak tercampur homogen.












sarlim saragih Saya seorang lulusan Peternakan Sekarang menyalurkan hobbi menulis dari berbagai pengalaman yang sudah di jalani.

0 Response to "Penting! Pembuatan konsentrat untuk sapi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel