Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Anak Sapi Jantan (Pedet) Dari Peternakan Sapi Perah || Harga Terjangkau Kualitas Super

anak sapi jantan dari peternakan sapi perah
Pedet Sapi FH


Peternakan sapi di indonesia semakin berkembang, seperti peternakan sapi perah contohnya. Sampai saat ini sudah ada beberapa peternakan sapi perah yang populasinya besar seperti PT. Greenfill yang ada di Blitar Jawa Timur Dengan Populasi sekitar 10.000 an ekor . Selain itu di Jawa  barat tepatnya di pangalengan Bandung ada Pt Ultra Jaya dengan populasi 5000 an Ekor.

Sedangkan di Sumatera Utara sudah berdiri juga Peternakan sapi Perah yaitu PT. Ultra Sumatera Dairy Farm (USDF) . Sampai saat ini populasi yang ada di kandang berkisar 5200 ekor sapi dengan 3000 di antaranya adalah sapi dewasa atau yang sudah produksi. Sedangkan sisanya masih Dere dan Pedet.

Peternakan sapi perah di seluruh dunia biasanya terfokus dengan hasil susu saja sehingga tidak ada pembesaran sapi jantan untuk dijadikan pedaging.

Lalu apakah pedet jantannya tidak ada di lahirkan?

Yang pasti tetap ada kok pedet jantan yang di lahirkan. Akan tetapi langsung di jual oleh perusahaan. 

Untuk menampung pedet jantan dari perusahaan sapi perah ini, Perusahaan membuka jaringan sebagai penyalur pedet jantan dari peternakan sapi perah. 

Lalu bagaimana jika ingin membeli pedet jantan dari peternakan sapi perah tersebut? 

Untuk wilayah sumatera utara dan wilayah Bandung dapat langsung berhubungan dengan bapak Sarlim saragih melalui FB, Atau langsung ke Fans Page nya di FB yaitu SAPI KEREN.

Nah satu lagi nih Yang perlu sahabat peternak Ketahui, Harga pedet FH untuk umur 2 minggu Hanya Rp.3.000.000 an. Sedangkan Yang sudah lepas sapih dikisaran harga Rp. 6.000.000 an. Jadi Buruan Pesan sekarang. 

Sebagai Gambaran Untuk sahabat peternak sapi semua di seluruh indonesia, Sapi FH jantan dengan kualitas Super yang bersumber dari peternakan sapi perah bisa mencapai bobot 1 ton ke atas di umur 2-3 tahun pemeliharaan. 

Kenapa bisa demikian? 

Karena peternakan sapi perah yang ada di Indonesia Hampir semua Induk nya Di import dari Australia, Dengan kualitas super pastinya.

Lalu bagaimana dengan perawatannya? 
Apakah bisa bertahan hidup?

Jawabannya  pasti bisa, Dengan tingkat keberhasilan 90 % dengan manajemen yang benar pastinya.
Di dalam artikel ini juga akan di bahas tentang penanganan pedet Hanya dengan menggunakan SUSU SKIM. 

Pemeliharaan Pedet Dengan SUSU skim



Pedet FH Umur 10 Hari

 

Pemeliharaan pedet Dengan menggunakan susu skim atau susu bubuk memang bisa dibilang gampang gampang susah. Tetapi tetap ada manajemen yang betul untuk penanganan Pedet ini.

Pada kesempatan kali ini saya mau berbagi pengalam kepada teman-teman seperjuangan di persapian ini.

Saya menjalankan usaha pembesaran pedet jantan jenis FH yang di dapat dari PT sapi perah.  

Di dalam pengalaman saya memelihara pedet ini ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam proses pemeliharaan.
Berikut akan saya jabarkan penanganan pedet FH sesuai yang saya lakukan.

1. Persiapan kandang
Kandang yang digunakan tidak harus kandang panggung seperti yang saya gunakan. Boleh menggunakan kandang semen tetapi di alasi dengan serbuk gergaji atau sekam padi.

Kandang diusahakan dibuat dengan sistem individual untuk memudahkan penanganan nantinya. Buatlah pembatas antara sapi bisa menggunakan bambu bulat atau dengan kayu. Kebutuhan lebar kandang untuk satu ekor sapi cukup 1 meter semantara panjang 1.75 meter.

Dengan sistem kandang yang menggunakan litter atau sekam, usahakan ganti sekamnya sekali dua hari.

2. Penanganan Pedet baru masuk
Pada saat pedet baru masuk, istirahatkan 30-60menit baru di berikan air rebusan gula merah yang di campurkan dengan air. Usahakan pada saat pemberian air gula dalam kondisi hangat. 

Dosis pemberian air gula ini cukup 300-500 ml / ekor. Dengan perbandingan gula merah 1 kg untuk 8 liter air. Supaya rasanya tidak terlalu manis.

Fungsi pemberian air gula ini untuk 
Mengembalikan tenaga selama perjalanan.

3. Pemberian susu
Pemberian susu skim atau susu bubuk untuk pedet ini di lakukan 2 kali sehari. Pagi dan sore hari. 

Dosis pemberian susu per ekor sapi adalah 4 liter sehari. Jadi 2 liter diberikan pagi hari dan 2 liter sore hari. Sementara jumlah susunya 150 gr/ liter air. Catatan untuk pemberian susu ini selalu gunakan air hangat.

Nah disini perlu di perhatikan agar susu satu sak cukup sampai bisa makan rumput. Jadi saya atur pemberian susu nya berkurang secara bertahap. Berikut jumlah pemberian susu yang saya gunakan.
Minggu 1-3 saya berikan 150gr/ liter air
Minggu 3-4 saya berikan 120gr/ liter air
Minggu 4-6 saya berikan 80 gr / liter air 
Minggu 6-8 saya berikan 50gr /liter air.
Minggu 8-10 saya berikan 30gr/ liter air

Selanjutnya setelah susu tidak diberikan lagi, gunakan air putih untuk air minum. Tetapi selalu kondisikan pada posisi hangat di saat pemberian.

4. Pemberian konsentrat
Pemberian konsentrat pada pedet akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pedet. Kandungan protein kasar untuk pedet butuh 18 %.

Pemberian konsentrat ini saya lakukan di umur 3 Minggu atau 2 Minggu setelah sapi sampai di kandang. Di asumsikan umur pedet pada saat di ambil dari PT umur 1 Minggu.

Pemberian konsentrat ini, diberikan secara perlahan. Untuk pertama pemberian bisa saja konsentrat tidak di sentuh sama sekali. Keesokan harinya gantikan dengan konsentrat yang baru. Biasanya akan mulai di jilat. Sedangkan pada 2 Minggu pemberian konsentrat biasanya pedet sudah bisa menghabiskan 3-4 ons per hari.

Disaat sapi sudah bisa menghabiskan konsentrat diatas 1 kg satu hari, sudah layak untuk lepas susu. Biasanya di umur 1 bulan 3 Minggu sudah bisa menghabiskan 1 kg konsentrat.

Pemberian konsentrat dilakukan setelah sapi minum susu, akan tetapi jika sapi sudah lepas susu pemberian konsentrat dilakukan pagi hari sebelum minum air putih dan makan rumput. 

Untuk pembuatan konsentrat jika teman teman tidak mau beli yang sudah jadi di artikel saya sebelumnya sudah ada saya buat tentang pembuatan konsentrat lengkap dengan formulasi yang saya gunakan disini.

Baca juga : Pembuatan Konsentrat


5. Pemberian Rumput
Pada dasarnya sapi ya makan rumput. Perlu di perhatikan untuk pedet yang masih sangat muda ada baiknya makan rumput setelah bisa makan konsentrat.

Biasanya saya mengajari makan rumput pada usia 3 Minggu pemeliharaan. Setelah pedet mau makan konsentrat, di cobakan juga makan rumput.

Kriteria rumput yang bagus untuk pedet adalah rumput muda atau jenis rumput leguminosa (kacang kacangan).

Sebelum diberikan ada baiknya diayukan dahulu paling tidak 1 hari, dan usahakan rumput di potong dengan ukuran 3-5 cm.

Pemberian rumput setelah lepas susu dilakukan setelah pemberian konsentrat di pagi hari. Jika di siang hari sudah habis boleh di tambahkan rumput lagi tanpa pemberian konsentrat terlebih dahulu.

6. Penanganan Penyakit
Penyakit yang sering terjadi pada pedet adalah mencret atau diare. Jika hal ini terjadi lakukan pemberian oralit terlebih dahulu. Dengan dosis 2 bungkus oralit untuk 1 liter air.

Jika anda sudah menemukan oralit cukup menggunakan garam dengan perbandingan 1 sendok makan untuk 2 liter air. 

Cara pemberian nya lakukan dengan menggunakan Dot agar lebih cepat di minum.

Jika pemberian garam tidak efektif selama 2 hari boleh di suntik dengan antibiotik. Penggunaan antibiotik ini jangan gunakan yang dosis keras dulu, saya biasa gunakan Penstrep dengan dosis 1ml/ 10 kg bobot badan. Cara penyuntikan dilakukan dengan intrakurikuler atau langsung ke otot di paha. Lakukan 3 kali penyuntikan berturut-turut setiap hari walaupun mencret sudah nerhenti. Hal ini di lakukan agar pedet tidak kebal terhadap antibiotik.

Mencret dapat menyebabkan kematian terhadap pedet, oleh karena itu jangan sepelekan penyakit ini. Karena mencret dapat menyebabkan pedet dehidrasi. Oleh karena itu usahakan cairan masuk pada saat pedet mencret. Jika tidak mau minum lagi dicekoki dengan air putih atau susu pada saat pedet masih minum susu.

Jika pedet tidak dapat bangkit disebabkan karena mencret, dan tidak mau minum, segara lakukan infus. Cara infus gak terlalu susah kok bisa di suntikkan dibawah kulit dengan cara menarik kulit dan suntik di bawah kulit. Infus yg digunakan boleh menggunakan NaCl atau Glukosa.

Intinya adalah Cairan yang masuk harus lebih banyak daripada cairan yang keluar.

Semoga artikel ini membantu dan meyakinkan bahwa teman teman semua juga bisa merawat pedet tanpa induk.

Kita menyediakan pedet umur 1-2 Minggu yang di ambil dari perusahaan PT USDF yang ada di merek situnggaling. Jadi bagi teman teman semua boleh hubungi kita melalui wa 081370988427 atau di Facebook Sapi keren


sarlim saragih
sarlim saragih Saya seorang lulusan Peternakan Sekarang menyalurkan hobbi menulis dari berbagai pengalaman yang sudah di jalani.

Post a Comment for "Anak Sapi Jantan (Pedet) Dari Peternakan Sapi Perah || Harga Terjangkau Kualitas Super"