iklan

Ternak Sapi Sebagai Tabungan || Bisa Berkembang 3 Kali lipat

Ternak sapi sebagai Tabungan

Ternak sapi adalah ternak dengan masa pemeliharaan yang panjang, bisa sampai tahunan. Sehingga sebagai peternak sapi kadang menganggap Ternak sapi sebagai Tabungan. Sebagian dari sahabat mungkin sudah beternak sapi sejak lama dan sudah merasakan hasil Yang luar biasa dari sapi. Tetapi bagi sebagian dari sahabat yang membaca artikel ini mungkin masih belum tau prospek beternak sapi. Pada kesempatan kali ini saya akan bahas bagaimana prospek ternak sapi sehingga modal bisa berkembang sampai 300%.

Memang betul, beternak sapi untuk penggemukan membutuhkan waktu tahunan untuk mencapai hasil maksimal. Berbeda dengan bisnis ayam potong yang hanya membutuhkan waktu pelihara 30-35 hari.

Akan tetapi bisnis ternak sapi ini memiliki keunggulan seperti ternak sejenisnya di kelompok ruminansia yang tidak pernah bisa di ikutin oleh kelompok monogastrik. Keunggulan itu adalah Mengubah Rumput menjadi Daging. Coba sahabat bayangkan hanya mengambil rumput untuk menjadi pakan ternak sapi ini bisa menghasilkan uang yang begitu besar.

Lalu bagaimana dengan modal lain yang di keluarkan untuk pemeliharaan sapi ini? 

Modal lain hanyalah pembelian Bibit atau pedet (sebutan Untuk anak sapi). Kalau untuk ternak lain selain ruminansia bisa dibilang biaya paling besar dalam proses pemeliharaan adalah pakan yakni mencapai 70%. Kebalikannya pada ternak sapi biaya yang paling besar adalah bibit bisa mencapai 50%, tergantung umur berapa pedet di beli dan umur sapi di jual.

Berikut akan saya rincikan perhitungan pemeliharaan sapi agar lebih gampang saya pilih jenis sapi FH jantan. 

Harga pedet sapi jantan yang sudah lepas sapih adalah Rp. 7 juta.
Sementara modal Untuk pakan setiap bulan cukup Rp. 200.000. Jika di pelihara sampai umur 2 tahun maka kebutuhan pakan hanya Rp.4.800.000. Biaya ini masih untuk pakan tambahan seperti konsentrat dan vitamin. Sementara untuk pakan utama seperti rumput atau limbah pertanian bisa dicari secara gratis. Sehingga total biaya yang di keluarkan adalah Rp. 11.800.000.

Lalu di umur 2 tahun kira kira bobot sapinya berapa?? dan hasilnya bagaimana??
Pada saat usia sapi 2 tahun bobot bisa mencapi 800 kg sampai 1 ton. Dengan bobot begitu di hari biasa saja sudah bisa laku di jual seharga 30.000.000 bahkan lebih. Apalagi di jual di saat hari raya kurban bisa jadi sampai di harga 40 jt. Sebagai info, harga hidup sapi pada masa hari raya haji adalah Rp.65.000/kg. Bisa di kalikan sendiri berapa hasilnya.

Bagi sahabat yang ingin belajar lebih tentang sapi, di website diatei.com membahas tentang peternakan sapi mulai dari bibit, pakan dan manajemen. selalu update setiap hari, jadi sahabat boleh kunjungi website ini untuk info peternakan sapi dan pertanian. semoga dengan berbagi pengalaman sederhana ini bisa menarik minat sahabat untuk beternak sapi.

Mari kita tingkatkan pertanian dan peternakan di indonesia agar ketahanan pangan kita semakin membaik.

salam satu hobby
sarlim saragih Saya seorang lulusan Peternakan Sekarang menyalurkan hobbi menulis dari berbagai pengalaman yang sudah di jalani.

0 Response to "Ternak Sapi Sebagai Tabungan || Bisa Berkembang 3 Kali lipat "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel