iklan

Prospek Binsis Ayam Kampung Di Simalungun || Satu Ekor Jantan Bisa sampai Rp.300.000


Prospek bisnis ayam kampung di simalungun sangat menjanjikan karena ayam jantan Mirah (artinya ayam berwarna dominan ke merah)  atau Putih bisa laku sampai Rp.300.000 / ekor.  Terkadang bukan karena bobot ayam nya, tetapi dari cantiknya penampilan, Seperti Jengger dan warna Bulu. Sementara Untuk ayam kampung betina Harga jual sama saja seperti biasa sekitaran Rp. 50.000/ kilo.

Simalungun adalah salah satu kabupaten di Sumatera Utara. Di dalam pelaksanaan adat di Simalungun baik dalam acara pernikahan, Ulang tahun atau acara lainnya sering menggunakan Ayam jantan Mirah atau Putih, yang biasa di buat jadi "Dayok Nabinatur" ( ayam yang di panggang lalu di susun rapi saat penyajian).  Hal ini lah yang membuat Harga bisa melambung tinggi. 


Sementara itu, Peternakan Ayam kampung secara konvensional di Simalungun masih sangat sedikit. Kebanyakan hanya beternak sebagai sampingan dan di lepas bebas atau di buatkan kandang di belakang rumah, Itu saja. Sebanarnya peternakan Ayam kampung ini juga sangat tinggi prospeknya jika di kembangkan sebagai peternakan besar seperti halnya ayam potong.Berikut ciri ciri ayam Mirah dan Ayam putih Yang bisa di pakai Untuk adat. 

  • warna bulu dominan merah kehitaman, ini untuk ayam Mirah. sementara Untuk ayam putih warna bulu putih semua tidak ada campuran warna lain di bulunya.
  • Jengger cantik dan tinggi tidak menggumpal. ini berkalu untuk ayam Mirah atau pun ayam Putih.
  • Di pangkal paruh ada warna merah bulat
  • Ekor nya cantik dan panjang
  • Warna kaki kuning dan belum keluar Taji nya.
Lalu bagaimana cara dan tipsnya untuk menciptakan ayam sedemikian?? berikut saya akan berbagi cara nya untuk anda.

    1. Siapkan Kandang

Untuk beternak tentunya harus memiliki kandang, tempat istirahat ayam dan berkembang biak. Kandang tidak perlu mewah bisa saja terbuat dari bambu tidak masalah yang penting adalah bisa menampung 8 ekor betina dan 1 ekor jantan buat ukuran kandang 2m x 2m. Upayakan ayam selalu di kandang agar tidak terjadi perkawinan dengan ayam kampung lainnya.

    2. Pilih Jantan Dan Betina 

Pemilihan jantan ini yang perlu di perhatikan. Pilihlah ayam Kampung Mirah yang bagus berusia di atas 1 tahun. Perhatikan ciri ciri di atas pilih yang sesuai dengan itu agar nanti anaknya bisa dominan demikian. Kalau untuk Betina terserah saja yang penting kaki kuning agar nantinya bisa menurun juga genetiknya kaki kuning.
                                               Foto: kompasiana.com

   3. Cara Pemeliharaan

Manajemen pemeliharaannya sama seperti ayam kampung lainnya saja, akan tetapi yang membedakan adalah Jantan dan induk tadi disatukan di kandang Yang sama dengan perbandingan Jantan dan betina 1:8 ekor. 

Masalah pemberian pakan boleh menggunakan apa saja yang disukai ayam tidak harus pakai pakan komplit. Bisa menggunakan sisa makanan di rumah di tambah dengan jagung. 

Siapkan tempat bertelur yang nyaman di dalam kandang dan siapkan 8 unit juga agar ayam tidak rebutan. Kecuali anda punya mesin tetas hal ini tidak perlu di lakukan mau bertelur bebas di dalam kandang juga bisa di kumpulkan dan di tetaskan.

    4. Proses Penetasan

Disini sebenarnya kunci dari trik yang akan saya bagikan. Menetaskan telur tidak mesti menggunakan mesin tetas ya, Boleh juga dengan menggunakan induk untuk menetaskan secara alami. 

Tetapi sebelum menetaskan pastikan telur dipilih terlebih dahulu, atau paling tidak di perhatikan secara seksama jangan di tetaskan semua. Pilihlah telur yang lebih dominan ke lonjong  agar kemungkinan menetaskan ayam jantan lebih besar. Target kita adalah membuat jantan mirah dan putih jadi, tidak usah di tetaskan semuanya. 

Intinya pilih lah telur yang cenderung lonjong bahkan terlihat lancip, itu kemungkinan besar akan jadi jantan. 

    5. Siapkan Broding atau Indukan

Yang dimaksud dengan indukan adalah kandang khusus untuk anak ayam yang bisa di atur suhu di dalamnya persis seperti suhu di bawah induk ayam. Buat kandang kapasitas 100 ekor dengan luas 1 x 1 m. 

Berilah pakan yang berkualitas, berilah pakan komplit seperti 551 produk chareon Pokhpand. sebanarnya dalam pemeliharaan sampai 3 bulan kita full pakai pakan komplit bisa aja toh nanti harga jual bisa mahal.

setelah umur ayam 5-6 bulan sudah bisa dijual untuk dibuatkan menjadi dayok nabinatur untuk adat simalungun.

Itulah beberapa tips untuk memelihara ayam kampung khas untuk adat simalungun, selamat mencoba dan salam satu hobby


sarlim saragih Saya seorang lulusan Peternakan Sekarang menyalurkan hobbi menulis dari berbagai pengalaman yang sudah di jalani.

0 Response to "Prospek Binsis Ayam Kampung Di Simalungun || Satu Ekor Jantan Bisa sampai Rp.300.000"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel