iklan

Mengatasi Berak Darah Pada pedet

    
Mengatasi Berak Darah Pada Pedet harus tepat waktu, Jika terlambat bisa menyebabkan kematian. kenapa saya Harus menyebutkan berak darah atau kotoran bercampur darah? karena menurut saya di luaran sana belum semua tau bahwa nama penyakit tersebut adalah koksidiosis. 

    Koksidiosis sapi merupakan penyakit yang menyerang pada hewan-hewan muda. Biasanya terdapat pada anak sapi umur 3 minggu sampai 6 bulan. Anak sapi yang umurnya lebih tua bahkan dewasa dapat terserang pada kondisi pencemaran berat, tetapi biasanya mereka tidak memperlihatkan gejala penyakit dan bersifat Carrier. 

    Anak-anak sapi terkena infeksi karena menelan ookista-ookista bersama-sama dengan pakan atau dengan melalui air minum. Mortalitas yang cukup tinggi dapat di temukan pada anak anak sapi yaitu berkisar antara 26-42%. Keparahan penyakit tergantung pada jumlah ookista yang menginfeksi. Jika ookista yang masuk sedikit maka tidak ada tanda-tanda penyakit, infeksi yang berulang-ulang dapat menghasilkan imunitas terhadap penyakit tersebut, dan begitupun juga sebaliknya.

    Secara ekonomis penyakit ini mempunyai arti yang penting karena dapat menimbulkan kerugian berupa penurunan berat badan, pertumbuhan terhambat dan penurunan produksi. Secara patologi anatomi ditemukan enteritis pada usus halus maupun usus besar. Pada usus halus bagian bawah,sekum dan usus besar penuh berisi darah atau bekuan darah,mukosa terlihat berwarna merah dan menebal (Levine, 1978).

    Diagnosa koksidiosis dilakukan berdasarkan gejala klinik, anamnesa yang berhubungan dengan keadaan kandang, secara laboratorium di mana ditemukan sejumlah ookista dari tinja sapi. Penyebaran penyakit terjadi melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi dengan ookista yang telah bersporulasi. Usaha pengendalian koksidiosis dilakukan dengan menjaga agar sanitasi kandang, tempat makanan dan minuman selalu baik. Sedangkan usaha pengobatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan preparat sulfa. Penggunaan monensin dan amprolium selain untuk tujuan pengobatan dapat pula sebagai pemacu pertumbuhan (Iangston, et a.l.1985).

CARA PENGOBATAN

Untuk pengobatan disini karena pedet saya masih umur satu minggu saya menggunakan kandungan obat Amoxycillin dengan nama merek Antramox-!50. Dosis yang saya gunakan 1 cc/ 10 kg bobot badan. Pengobatan atau inject dilakukan selama 3 hari berturut turut. 


PENGENDALIAN KOKSIDIOSIS

    Koksidiosis dapat dikendalikan atau dicegah dengan menjaga kebersihan kandang, air minum dan lingkungan sekitarnya. Manajemen pemberian pakan yang baik, menghindarkan sapi dari memakan pakan yang jatuh ke tanah. Memisahan ternak tua dan ternak muda, pembuatan program antikoksidiosis dalam pakan, melakukan karantina ternak yang baru masuk, melakukan Isolasi hewan yang terkena koksidiosis dan pengobatan. Cara lainnya adalah dengan meminimalkan stres lingkungan : suhu, kelembaban dan faktor lain yang meningkatkan resiko koksidiosis (ventilasi yang buruk, nutrisi buruk, kepadatan kandang).


sarlim saragih Saya seorang lulusan Peternakan Sekarang menyalurkan hobbi menulis dari berbagai pengalaman yang sudah di jalani.

0 Response to "Mengatasi Berak Darah Pada pedet"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel