iklan

Bisnis Ayam Potong Dengan Sistem Kemitraan



Salam peternak indonesia.

Ayam potong atau ayam Broiler adalah salah satu peternakan primadona di Indonesia. Proses pemaliharaan yang singkat menjadikan Ayam potong sebagai ternak yang di lirik banyak investor. Akan tetapi modal Yang besar untuk Operasional pemeliharaan Ayam potong sangat lah besar sehingga banyak peternak yang berniat menjalankan usaha tersebut tetapi terkendala modal.

Sekarang sudah ada solusi untuk peternak yang akan memulai bisnis Ayam potong ini agar bisa menghemat Biaya operasional sampai 90%, Yaitu dengan cara Bermitra Dengan Perusahaan. Sekarang ini di seluruh indonesia sudah banyak perusahaan yang mau mencari mitra peternak atau sering juga disebut sebagai PLASMA. Jadi bagi teman teman di seluruh wilayah indonesia tidak perlu khawatir.

Sistem kerjasama yang di tawarkan oleh perusahaan berbeda beda, Ada yang sistem kontrak atau sistem bagi hasil. Pengertian dari sistem kontrak ini adalah semua harga ditentukan di awal berupa kontrak harga yang di tandatangani kedua belah pihak, perusahaan dan peternak. isi kontrak adalah perjajian harga sapronak (mulai dari bibit, pakan dan obat obatan) serta harga jual ayam yang dijual kembali ke perusahaan, sudah di tentukan oleh perusahaan dan di setujui oleh peternak. 

Bisnis ayam potong dengan sistem kemitraan


Kemitraan dengan perusahaan ini memiliki kelamahan dan kelebihan. kelemahannya adalah jika harga pasar lagi mahal peternak hanya menerima harga seperti yang tertera di dalam kontrak. contoh harga kontrak Rp. 17000 sementara penjualan di pasaran Rp. 21.000 maka yang diterima oleh peternak adalah harga kontrak. sementara sebaliknya jika harga di bawah kontrak peternak tetap menerima sesuai harga kontrak, ini salah satu kelebihan untuk peternak. dengan kata lain saya simpulkan bekerjasama dengan perusahaan peternak aman dan tetap bisa meraup untung yang lumayan.

Tanggung jawab perusahaan :
  • Perusahaan menyediakan semua bahan yang dibutuhkan oleh peternak mulai dari pakan , bibit, obat obatan serta supervisi yang dikirim oleh perusahaan untuk membimbing peternak dalam hal manajemen.
  • Perusahaan akan membeli kembali ayam peternak jika sudah masa panen dengan harga yang sudah di tentukan di Kontrak.
  • Perusahaan bertanggung jawab untuk memberikan sisa hasil peternak dalam waktu paling lama 2 minggu setelah masa panen.
Hak perusahaan :
  • Perusahaan berhak menentukan semua cara manajemen pemeliharaan
  • Perusahaan berhak untuk menentukan waktu panen karena biasanya akan bergantung kepada keadaan pasar
  • Perusahaan berhak menerima jaminan berupa uang dari peternak, yang diberikan di awal sebelum mulainya kerja sama.
Tanggung jawab Peternak:
  • Peternak bertanggung jawab atas pemeliharaan sampai ayam panen
  • Peternak bertanggung jawab atas keamanan sapronak baik ayam maupun pakan yang ada di kandang dari kehilangan atau kerusakan
  • Peternak bertanggung jawab untuk memenuhi semua peraturan Yang dibuat oleh perusahaan
Hak peternak ;
  • Berhak mengajukan permohonan Panen walaupun yang menentukan tetap perusahaan
  • Berhak menerima sisa hasil pemeliharaan dari perusahaan, setelah modal yang diberikan perusahaan di potong
  • Berhak menerima bimbingan dari perusahaan untuk manajemen yang bagus
Dari penjelasan di atas adalah sistem yang digunakan oleh perusahaan untuk bermitra dengan peternak. akan tetapi akan saya bahas juga apa saja yang dibutuhkan oleh peternak agar bisa mengajukan permohonan kerjasama dengan  perusahaan.

  1. Peternak memiliki Kandang ayam baik sistem open house atau sistem close house. Kriteria kandang yang dapat diterima perusahaan adalah lokasi kandang yang jauh dari pemukiman dan memiliki akses jalan yang bagus ke kandang, serta memiliki fasilitas listrik dan air.
  2. jumlah populasi yang di inginkan perusahaan agar bisa bergabung minimal 5000 ekor
  3. Menyiapkan jaminan berupa uang tunai atau surat berharga lain tergantung perusahaan
Setelah kita memahami sistem kerjasamanya, lantas bagaimana hasil yang bisa dihasilkan dari beternak ayam dengan sistem kemitraan ini. Dari pengalaman yang saya pernah jalankan peternak bisa meraup untung hingga  Rp. 5000-6000/ ekor. Jadi jika ayam peternak memiliki populasi 5000 ekor maka bisa menghasilkan uang Rp. 25.000.000/ periode. Jumlah ini yang diterima dari perusahaan dengan catatan performen yang bagus. Sementara modal yang dibutuhkan untuk operasional satu periode berkisar Rp. 1000-1500/ ekor. Sudah bisa di hitung dong untung bersihnya??

Bagi teman teman yang memiliki minat untuk memulai beternak ayam, saya punya jaringan di perusahaan Charoen Pokhpand indonesia diseluruh indonesia, terlebih daerah sumatera utara tempat saya pernah bekerja di perusahaan. Tulis komentar jika teman teman butuh informasi. salam satu hobby


sarlim saragih Saya seorang lulusan Peternakan Sekarang menyalurkan hobbi menulis dari berbagai pengalaman yang sudah di jalani.

0 Response to "Bisnis Ayam Potong Dengan Sistem Kemitraan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel