iklan

Vaksinasi ND Pada Ayam Kampung

Beternak ayam kampung biasanya dilakukan di pedesaan, dengan sistem lepas. Ayam kampung ini di pelihara hanya untuk di konsumsi. Walaupun memang ada yang memelihara ayam kampung dengan skala usaha.

Pada artikel kali ini saya membahas cara pencegahan penyakit Newcastle diseases (ND). Penyakit ini jika menyerang ayam kampung kematian bisa 100%. Wabah ini disebabkan oleh virus, sehingga hanya bisa dicegah, tidak bisa di obati. Penularan penyakit ini sangat cepat dikarenakan penularan melalui udara. Sistem pemeliharaan yang di lepas juga sangat mempengaruhi percepatan penularan penyakit ini. Di berbagai wilayah di Indonesia banyak sebutan untuk penyakit ini contohnya di daerah kami kab Simalungun Sumatera Utara penyakit ini disebut dengan "Peok".

Baca juga : Biosecurity yang benar

Vaksin untuk penyakit ND ada 2 jenis yaitu vaksin aktif dan inaktif. Vaksin aktif ini biasanya di berikan ke anak ayam di bawah 1 bulan dengan cara tetes mata atau hidung. Sedangkan vaksin in aktif biasanya untuk ayam besar melalui injeksi.

Berikut akan saya rincikan cara pemberian vaksin untuk anak ayam maupun untuk ayam besar.

1. Vaksin tetes
Vaksin tetes dilakukan sedini mungkin untuk anak ayam. Karena anda tidak pernah tau kapan wabah akan menyerang. Umur 4-5 hari juga sudah bisa di lakukan vaksinasi.
Langkah langkah :

  • Siapkan vaksin 
  • Campur vaksin dengan pelarutnya larutan dapar, biasanya ini dibeli sepaket. Cara mencampur, buka tutup vaksin dan larutan dapar, nanti ada penghubung antara vaksin dengan pelarut nya. Gabungkan dan aduk secara perlahan dengan membentuk angka 8 yang sedang tidur. Jangan di guncang keras vaksin nya bisa lemah dan menyebabkan buih di dalam cairan sehingga susah untuk meneteskan.
  • Pegang ayam di salah satu tangan anda lalu teteskan ke mata atau hidung. Dosis per ekor ayam hanya satu tetes. Sehingga satu botol vaksin bisa untuk 100 ekor ayam.
  • Setelah selesai vaksin pisahkan agar tidak terjadi pengulangan.
  • Hindarkan vaksin dari matahari langsung
  • Lakukan vaksinasi di tempat teduh tanpa matahari langsung.
  • Botol sisa vaksin di bakar atau di kubur, karena sisa vaksin yang sudah aktif justru bisa menyebabkan penyakit yang sama ke ayam lain yang belum di vaksin.
  • Ketahanan vaksin ini hanya selama 3 Minggu, jadi setelah 3 Minggu lakukan vaksinasi ulang. 
2. Vaksin suntik Vaksin suntik dilakukan untuk ayam yang sudah umur 1 bulan ke atas, hal ini disebabkan di umur 1 bulan ayam sudah memiliki otot di dada sehingga bisa di suntik. 
Langkah langkah :
  • Siapkan vaksin 
  • Siapkan spuit (suntik) ukuran 5 ml.
  • Kumpulkan ayam yg mau di vaksin
  • Pisahkan sesuai umur karena beda umur beda dosis. Dosis untuk 1-2 bulan cukup 0.25 ml/ ekor. Dosis untuk 3 bulan 0.5 ml/ ekor. Sedangkan untuk 4 bulan ke atas sudah bisa 1 ml/ ekor.
  • Cara menyuntikkan, kocok vaksin terlebih dahulu dengan cara lembut membentuk putaran angka 8 tidur. Sedot vaksin menggunakan spuit lalu arahkan suntik keatas dan keluarkan udara yang ada di dalam spuit. 
  • Tangkap kedua kaki ayam lalu balikkan sehingga dada mengarah ke anda dengan leher di jepit di ketiak anda.
  • Suntik di bagian dada sesuai dosis, perhatikan jangan sampai mengenai tulang.
  • Ketahanan vaksin ini bisa mencapai 6 bulan. Catat tanggal vaksinasi agar  anda tidak lupa jadwal vaksinasi berikutnya.

Demikian cara melakukan vaksinasi untuk ayam kampung. Semoga ayam anda selamat tidak terkena penyakit mematikan ini. 
Selamat mencoba.

0 Response to "Vaksinasi ND Pada Ayam Kampung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel