iklan

Penanganan Pedet Yang Ambruk

Pemeliharaan pedet memang sangat kompleks, baik dari penanganan penyakit, pemberian susu, pemberian pakan semuanya harus serba tepat. Kondisi pedet yang masih lemah memaksa kita melakukan perawatan yang ekstra.

Hal yang sering terjadi disaat usia pedet masih terlalu muda, sangat gampang terserang mencret atau diare, dan infeksi pada pusar. Penyakit ini akan saya bahas di artikel lain khusus penanganan diare dan infeksi pusar.

Nah yang akan kita bahas di artikel kali ini adalah mengenai masalah pedet yang ambruk. Pedet disebut ambruk karena tidak dapat bangkit atau berdiri. Pedet yang kondisi nya seperti ini sudah pasti tidak mau minum susu. Jika keadaan ini dibiarkan bisa jadi menyebabkan kematian pedet. Penyebab pedet ambruk kadang bisa di pengaruhi oleh penyakit lain seperti diare atau infeksi pusar bahkan penyakit lain yang menyebabkan sapi lemah sampai ambruk. Tetapi sering juga tidak terdeteksi penyebabnya, tiba tiba sudah ambruk.

Lalu bagaimana penanganannya?
Biasanya jika pedet sudah tidak mau minum susu energi yang dibutuhkan pedet tidak tercukupi untuk bangkit. Hal ini sebenarnya yang membuat si pedet tidak mampu berdiri. Untuk memenuhi energi tersebut ada beberapa langkah yang harus di coba.

1. Coba berikan cairan yang mengandung glukosa, seperti rebusan air gula. Agar lebih bagus gunakan gula merah.

2. Jika tidak mau meminum gula merah tersebut coba ganti dengan air kelapa muda, air kelapa muda mengandung vitamin elektrolit yang bagus untuk pedet.

3. Jika tidak mau juga terpaksa kita lakukan infus. Cari peralatan infus di apotik, gunakan ujung jarum 18 agar lebih cepat proses infus.
Cara infusnya bisa di lakukan sendiri, tetapi jika ada dokter hewan boleh di minta bantuan.

Cara infus yang paling efektif adalah melalui Intra Vena (IV), yaitu melalui pembuluh darah jugular yang ada di leher bagian bawah. Agar mudah menemukan pembuluh darahnya tekan di pangkal kaki depan pedet, sehingga pembuluh darah akan muncul lebih besar dan lebih gampang melakukan injeksi. Setelah jarum suntik masuk sambungkan dengan infusnya, hati hati terhadap gelembung udara.

Pada proses penyuntikan ini kadang susah menemukan pembuluh darah jugular  tetapi bisa menggunakan cara lain yaitu dengan subqutan (SC). Penyuntikan dilakukan di bawah kulit dengan menggunakan mata suntik no 18. Suntik dengan kemiringan 45 derajat agar tidak mengenai otot. Setelah suntik masuk sambungkan dengan infusnya.



Infus yang digunakan boleh dengan kandungan Glukosa, NaCl, atau Ringger Lactat. Semua ini bisa di gunakan. Akan tetapi labuh bagus gunakan Glukosa terlebih dahulu.

4. Lakukan inject dengan antibiotik, yang sering saya gunakan adalah penstrep. Dengan dosis 1 CC / 10 kg bobot badan.

Semoga dengan melakukan langkah di ini pedet anda dapat bangkit kembali.
Jika ada pertanyaan saya siap menjawab tinggalkan komentar anda di artikel ini. Atau ikuti FP Facebook kami di SINI.




0 Response to "Penanganan Pedet Yang Ambruk"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel