iklan

Merawat Pedet Tanpa Induk

Beternak sapi memang asik dan menguntungkan, dimana bisa merubah rumput menjadi rupiah.

 Peternakan sapi secara tradisional banyak di lakukan di daerah petani sawit Karena rumput di bawah sawit bisa jadi tempat untuk ngangon sapi (melepaskan sapi) untuk makan. Sehingga peternak hanya memantau saja sapinya cari rumput sendiri. 

Tetapi dengan sistem seperti ini sering terjadi insiden seperti sapi masuk lobang atau terlilit tali dan sebagainya,yang menyebabkan kematian untuk sapi. Bisa saja yang mati ini induk atau jantan dan anaknya juga bisa. Nah dalam kasus kematian induk ini, kadang masih ada anaknya yang masih muda bangat yang masih belum lepas sapih. 
Disinilah kadang peternak bingung cara merawat nya. 

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana merawat pedet yang masih sangat muda umur satu Minggu atau 2 minggu. 

  • Siapkan kandang khusus
Kandang khusus maksudnya disini tidak harus mewah, bisa saja menggunakan kayu bekas sebagai pembatas dan sekam padi atau serbuk kayu sebagai alas. Kandang jangan terlalu besar lebar nya cukup 1,5 m panjang 2-2.5 m. Fungsi dari kandang ini agar perawatan kita bisa intensif dan fokus, dan tidak terganggu oleh sapi lain. 

Kandang yang menggunakan alas seperti sekam atau serbuk gergaji, kondisi harus tetap kering agar pedet tidak kembung. Selain itu jika litter nya tadi basah bisa memicu banyak lalat dan bisa saja bertelur di pusar yang posisinya belum terlalu kering. Jika hal itu terjadi pusar akan busuk dan berulat, dapat menyebabkan kematian.
  • Cari susu pengganti
Sudah pasti pedet masih butuh nutrisi tinggi, seperti di kandungan susu induknya. Kadang memang untuk mendapatkan susu yang bagus tidak gampang karena gak semua jenis susu yang dijual di poultry shop cocok. 

Beli lah susu yang bagus agar pedet anda tidak mencret dan pertumbuhan tetap terjaga. 

Jika anda bisa mendapatkan susu segar boleh saja tetapi biaya nya sangat mahal karena sapi butuh 4 liter satu hari. Jika harga per liter misalkan Rp. 10.000 saja ,berarti kebutuhan perhari sudah Rp. 40.000, sehingga kostnya kemahalan.

Sementara jika anda membeli susu dengan harga Rp. 35.000-40.000, masih lebih hemat. Karena kebutuhan susu formula untuk pedet hanya butuh 150gr/ liter air. Sehingga dalam sehari hanya butuh 600gr susu formula. Jika di hitung ke rupiah butuh Rp. 24.000/hari. 

Kebutuhan susu ini berlangsung selama 2 bulan. Setelah itu boleh di kasih konsentrat dan rumput.

Pada saat pemberian susu jangan menggunakan air dingin. Gunakan lah air hangat agar sapi and tidak kembung. 

Pemberian susunya lakukan 2 kali sehari 2liter pagi dan 2 liter sore.
  • Siapkan makanan pembantu 
Agar pemberian susu tidak terlalu banyak dan tidak terlalu lama, bantu dengan makanan pembatu yaitu konsentrat. Selain bisa membantu mengurangi penggunaan susu pemberian konsentrat juga menambah nutrisi pedet.

Konsentrat yang bagus untuk pedet paling tidak memiliki kadar protein 18% jika umur masih 2 minggu atau kurang. Tetapi jika sudah di atas 2 minggu boleh di angka 16%.

Berikut forluma yang sering saya gunakan:
Dedak manis atau bekatul 23%
Menir jagung 12%
Dedak jagung 18%
Mineral 5%
Bungkil kedele 37%
Bungkil kelapa 5%

Bahan pakan tersebut diatas di campur hingga homoge lalu di berika mulai di umur 2 minggu. Pemberian jangan banyak2 dulu karena pedet masih mulai mengenal konsentrat tersebut. Berikan secara perlahan, 1/2 ons di hari pertama. Jika dia sudah mau makan hari berikutnya di tambahkan, begitu seterusnya sampai pedet bisa menghabiskan 1.2 kg konsentrat baru lepas sapih.
  • Rumput
Pemberian rumput mulai setelah diajari makan konsentrat terlebih dahulu. Jika sudah mau makan konsentrat sudah bisa juga di ajari makan rumput. 

Pemberian rumput disarankan jangan yang baru di ambil, tetapi di lakukan dahulu paling tidak satu hari. Atau bisa juga berikan rumput yang lembut seperti jenis leguminosa, agar kandungan protein nya tinggi. Rumput leguminosa contohnya seperti Kaliandra, daun kacang tanah, dan jenis daun kacang kacangan lain.

  • Cek kesehatan pedet 
Penyakit yang sering menyerang pedet adalah kembung dan mencret (diare). Di sini akan saya jelaskan sedikit cara penanganan untu diare dan kembung (bloat).

Jika terjadi gembung gunakan minyak goren sebanyak 50ml dan telur 1 butir. Kocok di dalam gelas lalu berikan menggunakan botol bekas agar bisa di masukkan ke pinggir mulut sapi. 

Jika terjadi diare, kurangi dahulu pemberian susu. Lalu berikan larutan oralit tidak perlu beli, cukup buat dengan garam dan gula. Perbanding garam dan gula 1:2 antara gula : garam. Tetap gunakan botol bekas untuk memberikan nya jika tidak mau diminum.

Untuk pencegahan penyakit lain siapkan vitamin suportif seperti sulpidon atau catosal. Obat ini memang tergolong mahal, jadi jika anda cuma merawat 1 ekor obat ini tidak usah di stok.

Untuk info lebih lanjut tinggalkan komentar manatau ada hal yang ingin ditanyakan. 







0 Response to "Merawat Pedet Tanpa Induk"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel