iklan

Kunci Sukses Broiler Fase Starter

Pemeliharaan ayam broiler berkembang pesat di Indonesia, di setiap wilayah di Indonesia sudah menjalankan bisnis ini. Proses produksi yang singkat dan hasil yang terbilang lumayan besar mendorong pebisnis mengembangkan usaha ini. Akan tetapi di balik hasil yang fantastis itu resiko yang dihadapi juga sangat tinggi, yang bisa menyebabkan kerugian yang sangat besar juga.

Manajemen pemeliharaan adalah kunci keberhasilan pemeliharaan ayam broiler, dan di fase starter adalah kunci utamanya.

Mari kita bahas satu persatu manajemen yang baik di masa starter.
1. Brooding

Brooding adalah induk buatan bagi ayam broiler, dimana di dalam brooding DOC akan merasa seperti di berada bersama induknya. Dengan kata lain brooding sebagai pengganti induk. Untuk mencapai hal tersebut banyak hal yang harus di perhatikan,

  • Litter
Litter adalah alas dimana ayam akan tinggal, jika di ibaratkan litter ini adalah kasur bagi ayam. Bahan litter yang sering di gunakan oleh peternak adalah serbuk kayu atau sekam padi (kulit padi). Fungsinya sama saja walaupun memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing bahan tersebut. 

Kelebihan serbuk gergaji atau serbuk kayu lebih menyerap terhadap cairan, sehingga gampang menggumpal. Sedangkan kulit padi susah menyerap cairan akan tetapi tidak mudah juga menggumpal.

Pemasangan litter sebelum DOC in sebaiknya dibuat tebal yakni 10 cm, hal ini berfungsi untuk menahan hangat di dalam brooding. 

Kondisi litter harus tetap kering, sehingga ayam Merasa nyaman. Penggantian litter sebaiknya dilakukan setiap 2 hari sekali, kondisi penggantian ini bukan dilihat dari basah atau keringnya litter. Akan tetapi dari amonia yang tercipta di litter ini, sehingga harus di ganti. 

Banyak sekali kasus yang terjadi pada peternak pemula, karena litter terlihat masih kering tidak di ganti padahal tingkat amonia sudah tinggi, hal ini akan memyemenyeb ayam ngorok. Karena terganggunya sistem pernafasan.

  • Pemanas
Fungsi pemanas di dalam brooding adalah untuk menstabilkan suhu sesuai kebutuhan ayam. Suhu yang dibutuhkan ayam berbeda beda sesuai umur. Pemanas yang paling baik adalah gas olec untuk kandang open atau terbuka tetapi untuk kandang close house gunakan Heeters.

Jenis pemanas untuk ayam broiler ini sangat banyak seperti yang saya sebutkan di atas ada gas olec, arang, batu bara, semawar dan heeters. Tergantung anda mau menggunakan yang mana, saran dari saya supaya suhu stabil gunakan lah gas olec.
  • Chick Guard
Chick Guard adalah pembatas untuk brooding, fungsinya untuk membatasi ayam agar tetap berada di dalam brooding. Bahan untuk membuat chick guard ini juga ada beberapa jenis ada yang terbuat dari seng plat, triplek, dan fiber. Yang sering digunakan adalah triplek. Tinggi yang bagus untuk chick guard sekitar 35-40 cm, hal ini memudahkan kita untuk bekerja di kandang karena masih gampang di langkahi untuk memasuki brooding.

Saran saya gunakanlah triplek agar gampang dalam penghitungan kebutuhan brooding termasuk untuk pelebaran brooding. selain itu bahan triplek gampang di temui dimanapun.
  • Tempat pakan dan tempat minum
kebutuhan tempat pakan dan tempat minum untuk masa broding ini harus diperhatikan jumlah nya agar DOC mudah menjangkau pakan dan air minum. Jumlah tempat pakan pada saat DOC in adalah 14 unit jika menggunakan Baby Chick, akan tetapi jika anda menggunakan chick feeder tray cukup 12 unit. Sementara untuk tempat minum gunakan 10 unit.

Jenis tempat pakan mempengaruhi efisiensi penggunaan pakan. contoh jika kita menggunakan chick feeder tray atau sering juga disebut Baki, pakan akan banyak terbuang karena terkontaminasi kotoran. selain itu pakan menjadi lembab dikarenakan ayam tidur di dalam tempat pakan. Sementara inovasi yang sudah digunakan sekarang adalah Baby chick, dimana tempat pakan ini memiliki corong dan hanya di putar agar pakannya turun, dengan demikian pakan yang terbuang akan semakin sedikit. 
  • Bentuk dan Ukuran Brooding
Bentuk brooding yang sering dijumpai di lapangan adalah dengan bentuk persegi dan lingkaran. Tergantung kandang yang digunakan. Maksudnya, jika kandang anda menggunakan sistem close house menggunakan broding berbentuk persegi juga gak masalah karena suhu di seluruh ruangan sudah terkontrol. Akan tetapi jika anda menggunakan kandang terbuka (open) gunakan lah bentuk lingkaran. hal ini bertujuan agar suhu di dalam brooding stabil. Selanjutnya jika brooding menggunakan bentuk persegi akan ada sudut,sehingga di malam hari ayam berkumpul di sudut brooding.

Ukuran untuk DOC in gunakan 5 keping triplek, selanjutnya mulai umur 3 hari tambah 1 keping triplek, dan lakukan pelebaran setiap 2 hari dengan menambah 1 keping triplek sampai umur 9 hari.
  • Sirkulasi
Sirkulasi adalah pergantian udara di dalam kandang.  Pengaturan sirkulasi di dalam brooding dengan cara membuka kelambu dan tenda luar kandang. Sering kali peternak salah terhadap pengaturan sirkulasi ini. Hal ini terjadi karena peternak ketakutan ayam akan kedinginan. Betul memang akan menjadi masalah jika ayam kedinginan tetapi lebih berbahaya lagi kalau ayam ini  menghirup amonia yang berlebihan. Seperti yang sudah di bahas di atas, amonia akan tinggi jika tidak di lakukan penggantian litter. Sehingga langkah yang tepat adalah melakukan penanganan litter yang benar sehingga jika terjadi kesalahan di pengaturan sirkulasi ayam tetap aman tanpa amonia.

Saran saya untuk melakukan pembukaan tenda di umur yang masih muda lakukan di pagi hari dengan waktu yang singkat saja, antara 30 menit sampai 1 jam, jika anda melihat ayam masih kedinginan tutup kembali tendanya, yang pasti udara di dalam brooding sudah bertukar.

2. Seleksi

Setiap periode pemeliharaan pasti selalu ada ayam yang kerdil. Ayam yang kerdil ini harus segera di pisahkan terlebih dahulu dan diberikan penanganan khusus. Dalam proses pemisahan ini dapat di kontrol bagaimana perkembangannya, jika tidak ada perubahan dengan penanganan yang khusus segera lakukan afkir.

Masalah afkir atau pemusnahan ayam yang kerdil ini banyak peternak yang merasa rugi jika dimusnahkan, ada juga peternak yang tidak tega. Padahal tanpa sadar ini akan mempengaruhi FCR, apalagi dengan jumlah yang banyak. Hitungan simple nya adalah lebih baik rugi 1 ekor bibit dari pada rugi 1 kg pakan. Bahkan nanti ayam kerdil ini di umur masa panen hanya mencapai bobot 500 gr dan tidak laku, sehingga peternak rugi di pakan dan di bibit.

3. Biosecurity

Hal yang sering di lupakan atau di anggap sepele oleh peternak adalah Biosecurity. Padahal Biosecurity ini adalah pertahanan terakhir di kandang terhadap pencegahan penyakit yang datang dari luar kandang. Seperti contoh sumber penyakit bisa di bawa oleh pengunjung yang datang ke kandang. Coba anda bayangkan jika penanganan biosecurity  ini tidak benar dan menyebabkan ayam anda sakit pasti kesalnya bukan main karena penyebabnya adalah pengunjung ke kandang yang membawa sumber penyakit.

Selalu siapkan tempat celup kaki di bawah kandang tepat di samping tangga mau naik ke kandang. Tempat celup kaki ini di campur dengan desinfectan terserah anda  mau menggunakan merek apapun itu. Boleh juga anda menggunakan Hand sprayer yang di isi desinfectan. Saran saya lebih baik menggunakan hand sprayer karena toh alas kaki juga bisa di semprot.

4. Ovk

Obat Obatan dan Vaksinasi sering di singkat dengan OVK. Buat program pemberian antibiotik dan vitamin untuk ayam anda. Seperti kita ketahui ayam broiler ini sangat rentan terhadap penyakit.

Jika anda bergabung atau bermitra dengan perusahaan maka program pemberian obat obatan ini pasti sudah di sediakan. Bagi anda yang ternak mandiri konsultasi lah dengan dokter hewan atau orang orang di perusahaan untuk mengatur program obat yang dibutuhkan.

Saya akan rincikan garis besar pemberian ovk :

  • Umur 1-3 hari gunakan antibiotik untuk pernafasan boleh dengan kandungan Endrofloxacin atau Norfloxacin
  • Umur 6- 9 hari berikan antibiotik untuk pencernaan seperti amoxilin atau Pinicilin 
  • umur 11-13 hari ulangi lagi untuk pernafasan boleh dengan salah satu kandungan diatas, atau yang lainnya.
  • Umur 15-17 lakukan Revacinasi untuk ND AI
  • Umur 21-24 berikan antibiotik untuk pernafasan lagi kalau bisa yang kandungannya trimethoprim
  • Setiap hari berikan Vitamin
  • Untuk ayam besar mungkin butuh vitamin electrolit untuk penanggulangan stress apalagi di cuaca yang sangat panas.




0 Response to "Kunci Sukses Broiler Fase Starter"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel