iklan

Pemeliharaan Pedet

Menurut Siregar (1992), 25 - 33% dari pedet yang lahir akan mengalami kematian pada periode 4 bulan pertama.Kematian umumnya disebabkan oleh kurang pakan, pneumonia dan komplikasi gangguan pencernaan. Angka kematian tersebut dapat ditekan apabila peternak cermat dalam merawat pedetnya. 

Berikut akan dijelaskan bagaimana penanganan Pedet hingga lepas sapih. 1) Dari lahir sampai dengan umur 4 hari Pedet yang baru lahir tubuhnya banyak tertutup lendir. Oleh karena itu segera setelah lahir usahakan agar pedet dapat bernafas dengan cara membersihkan lendir di sekitar hidung dan mulutnya dengan menggunakan kain atau jerami. Ambing induk perlu dibersihkan sebelum pemerahan terutama dalam menyediakan colostrum untuk anak. Pemberian colostrum sebaiknya dilakukan secepatnya, dengan cara pedet menyusu sendiri atau diperahkan kemudian diberikan kepada pedet dari ember. 

Pedet yang baru lahir tidak mempunyai kekebalan tubuh (antibody), dan hanya akan diperoleh dari colostrum induknya. Dalam colostrum terdapat ‘’growth factor’’ dan "immunomudulatory factors" yang dapat mengatur kekebalan tubuh ternak (Watson dkk ., 1992). Oleh karena itu colostrum pertama harus sudah diberikan kepada pedet dalam waktu 1 jam pertama sesudah lahir. Apabila dalam 1 jam pertama pedet belum mendapat colostrum maka peternak harus memaksa pedet minum colostrum dengan cara dibantu dengan memasukkan jari yang berlumur colostrum ke dalam mulut pedet dan menuntunnya kedalam colostrum yang disediakan di ember. Kemampuan alat pencernaan pedet untuk menyerap antibody dari colostrum hanya berlangsung beberapa jam, oleh karena itu sangat dianjurkan agar dalam waktu 6 jam pertama pedet sudah mengkonsumsi colostrum sebanyak 6% berat lahir. Jumlah tersebut sekitar 2,5 kg untuk pedet yang berat lahirnya kurang lebih 40 kg .

 Apabila dalam waktu 6 jam pertama pedet tidak dapat menghabiskan colostrum sebanyak itu, maka peternak harus membantu bahkan memaksa pedet untuk minum dengan cara seperti disebutkan di atas. Hal ini dimaksudkan agar pedet mendapatkan antibodi sebanyak mungkin, sehingga daya tahan tubuh pedet tinggi dan tidak mudah terkena penyakit terutama penyakit yang berhubungan dengan alat pencernaan. 

Untuk menghindari terjadinya infeksi pada pusar, memotong tali pusar dipotong dengan menggunakan pisau atau gunting yang sudah disterilkan, kemudian celupkan tali pusar yang menggantung ke dalam cairan iodium . Lakukan hal itu setiap hari sampai tali pusar kering .Tali pusar yang menggantung merupakan media masuknya bibit penyakit ke dalam tubuh ternak.Iodium dapat mempercepat keringnya tali pusar dan sekaligus membunuh kuman.Hal lain yang perlu mendapat perhatian khusus adalah alas kandang pedet. Usahakan agar alasnya tetap dalam keadaan kering. Alas kandang dapat berupa jerami kering atau serbuk gergaji. Alas kandang yang basah/lembab adalah media yang baik untuk berkembangnya sumber penyakit. Selain itu alas kandang yang basah akan mengganggu kesehatan kulit pedet. 2) Umur 5 hari sampai disapih Peternak sapi perah di Amerika melakukan penyapihan terhadap pedet yang besar dan sehat pada umur 3 - 4 minggu. Akan tetapi pada umumnya penyapihan dilakukan pada umur 6 minggu atau paling lambat umur 12 minggu (untuk pedet yang kecil dan agak lemah). Pada masa ini pedet diberi susu murni atau susu murni ditambah kelebihan colostrum dari induk lain ataupun susu pengganti apabila harganya lebih murah dari susu murni dan kualitasnya baik . 

Menurut Sudono dkk. (1989) susu pengganti dapat dibuat sendiri tanpa harus mengimpor. Adapun jumlah susu yang diberikan kurang lebih 8%, 9%, 10%, 8% dan 5% dari berat lahir masing-rnasing untuk minggu pertama sampai dengan minggu kelima. Tabel 1. Jumlah Pemberian Susu (kg) Pada Pedet Berdasarkan Berat Lahir dan Umur pedet. Berat Lahir Umur (minggu ke) I II III IV V 25.0-31.5 2.5 2.75 3.0 2.5 2.0 32.0-37.0 2.75 3.0 3.5 3.0 2.0 37.5-41.5 3.0 3.5 4.0 3.5 2.0 42.0-46.5 3.5 4.0 4.5 4.0 2.5 47.0-51.5 4.0 4.5 5.0 4.0 2.5 52.0-56.5 4.5 5.0 5.5 4.5 2.5 >46.5 5.0 5.5 6.0 5.5 2.5 Sumber : Bath et.al. 1978. Pada umur satu minggu pedet harus dilatih untuk mengenal konsentrat.Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menempelkan konsentrat ke mulutnya sesudah memberi susu segar agar dijilati, atau dengan cara menaruh sedikit konsentrat dalam ember susunya sesudah menghabiskan susu. Sediakan sedikit konsentrat dalam kotak dan diganti setiap hari agar selalu tersedia konsentrat yang baru. Konsentrat starter untuk pedet sebaiknya mengandung 16 - 18% protein dengan kandungan energi tinggi dan juga mengandung suplemen vitamin A dan D, disamping tepung tulang . Hal ini untuk menghindarkan kekurangan konsumsi Kalsium dan Phospor setelah pedet disapih. Setelah pedet mampu mengkonsumsi kurang lebih 0,5 kg starter/hari, pemberian susu dapat dihentikan. Waktu yang dibutuhkan pedet untuk hal tersebut sangat tergantung pada individu pedet. Pedet yang berbadan besar dan sehat akan dapat disapih dalam waktu 3 – 6 minggu. Pedet sudah harus diperkenalkan dengan hijauan pada minggu pertama setelah lahir .

Pada saat memperkenalkan hijauan sebaiknya diberikan hijauan yang muda dan berkualitas baik. Sebaiknya setiap hari disediakan rumput segar secukupnya untuk merangsang perkembangan rumen pedet yang akan mempengaruhi pertumbuhan pedet selanjutnya. Percobaan Basya (1975) memperlihatkan bahwa merangsang pertumbuhan mikroba rumen pedet dengan pemberian cairan rumen sapi dewasa tidak meningkatkan pertumbuhan.Umur saat penyapihan tergantung pada waktu yang diperlukan oleh pedet-pedet itu untuk berkembangnya fungsi rumen dan diberikan makanan starter sebanyak 0.75 kg samapai 1 kg tiap hari, biasanya 6 sampai 8 minggu (Blakely dan Bade, 1998).Antibiotik dapat meningkatkan nafsu makan pedet, meningkatkan pertumbuhan dan mengurangi kemungkinan terjadinya mencret.Akan tetapi pemberian antibiotik secara rutin setelah pedet berumur 3 bulan tidak lagi bermanfaat.Antibiotik seperti Teramicin atau sejenisnya dapat ditambahkan ke dalam starter sebanyak 1 %. Oleh karena itu pemberian starter sedini mungkin akan banyak bermanfaat pada pertumbuhan pedet selanjutnya. 

Jumlah pemberian susu yang tercantum dalam Tabel 1 harus disertai dengan pemberian starter dan rumput dimulai pada minggu pertama. Apabila pedet telah dapat menghabiskan starter sebanyak 0,5 kg/hari, pedet sudah dapat disapih dari susu dan dilanjutkan dengan pemberian starter sampai berumur 3 bulan. Jumlah yang diberikan dapat mencapai 3 kg per hari, disamping rumput yang berkualitas baik. Sejak pedet berumur 3 bulan pemberian pakan disesuaikan dengan kebutuhan pemeliharaan ternak, apakah pedet tersebut akan dijadikan ternak pengganti induk untuk diperah atau untuk digemukkan sebagai ternak pedaging (terutama pedet jantan).

0 Response to "Pemeliharaan Pedet"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel