iklan

Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Konstruksi Bangunan Kandang Sapi Perah Tradisional

Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Konstruksi Bangunan Kandang Sapi Perah Tradisional
Kandang benar-benar diperlukan membuat perlindungan sapi perah dari bermacam-macam masalah dan situasi lingkungan yang kurang bersahabat. Perlu di pahami bahwa sebelum Anda memulai beternak, Anda harus menyiapkan konstruksi bangunan kandang sapi dengan masak. Secara umum di Indonesia, kandang sapi perah ada dua tipe, yakni kandang sapi konservatif serta kandang sapi bebas 

Pada konstruksi bangunan kandang konservatif, sapi diletakkan dalam barisan yang dibatasi oleh penyekat, sesaat untuk kandang bebas, ruang tidak ada sekatnya. Sapi perah biasanya jarang-jarang dibawa keluar kandang serta sejumlah besar hidupnya dihabiskan di kandang. Karenanya, Anda perlu pastikan kandang cukup nyaman serta aman buat hewan ternak Anda. 

Kandang yang nyaman akan punya pengaruh pada produktivitas sapi dengan cara maksimal. Tipe kandang yang banyak digunakan oleh beberapa peternak menurut Blakely serta Bade ialah kandang yang sama-sama bertemu atau membelakangi. Model kandang sapi perah tradisionil banyak didapati pada peternakan sapi perah individu dengan populasi sapi yang tidak banyak. 

Di bawah ini adalah beberapa ciri konstruksi bangunan kandang sapi perah tradisionil : 
  • Pada umumnya ditempati oleh 1-10 ekor sapi perah.
  • Perlengkapan kandang kurang memadai, bahkan di katakan tidak pas untuk peternakan.
  • Model kandang sapi tradisional tampak sederhana dan apa adanya.
  • Kandang beratap rumbia atau genting biasa saja.
  • Lantai tidak dibeton atau di semen.
  • Tempat pakan dan minum pada umumnya akan menggunakan ember plastik.
Tidak semua konstruksi bangunan model kandang pas digunakan di Indonesia yang disebut teritori tropis. Di bawah ini adalah model kandang sapi perah tradisionil yang sesuai dengan  wilayah tropis. 

Kandang Terbuka

Kandang terbuka ialah konstruksi bangunan kandang yang semua sisinya terbuka. Ongkos pembangunan serta operasional kandang tipe ini termasuk murah dan tidak bergantung pada listrik. Di samping kelebihan itu, kandang terbuka mempunyai kekurangan yakni tidak ada perlindungan dari situasi keadaan berlebihan dan penyakit. 

Kandang Tertutup

Membuat kandang tertutup pastinya akan sangat menjamin keamanan hewan ternak Anda. Keunggulan dari pengerjaan konstruksi bangunan kandang tertutup ialah seperti berikut: 
  • Kandang tertutup akan bisa menciptakan udara yang lebih sehat bagi sapi perah serta mengeluarkan gas-gas berbahaya. Misalkan saja amonia dan karbondioksida secepat mungkin.
  • Meminimalkan tingkat stres sapi perah yang Anda ternak.
  • Melindungi ternak dari bermacam bibit penyakit atau hal berbahaya dari luar.
  • Menghasilkan iklim yang kondusif bagi hewan ternak, sehingga hal ini akan berpengaruh pada kualitas dan peningkatan kesehatan sapi perah.
  • Meskipun kandang tertutup lebih aman bagi sapi perah, namun yang pasti dalam pembuatan kandang memerlukan dana yang cukup besar. Ditambah lagi biaya operasional setiap hari dan sangat bergantung pada listrik dalam pengoperasian kandang yang Anda miliki.
Untuk tingkatkan produktivitas hewan ternak, ada cara-cara ternak sapi yang baik kecuali menyiapkan konstruksi bangunan kandang yang pas, yakni: 
  • Pengaturan perkawinan hewan sapi yang Anda ternak.
  • Kebersihan kandang dan lingkungan yang ada di sekitarnya.
  • Makanan yang bernutrisi dan cara pemberian pakan yang baik harus di perhatikan.
  • Memerah susu dengan benar agar tidak membuat sapi sakit.
  • Perlengkapan kandang sapi dikontrol kembali dan pastikan tersedia.
Model kandang sapi perah tradisionil pas untuk keluarga peternak dengan populasi hewan kecil. Tetapi, janganlah lupa untuk selalu jaga kualitas makanan, kebersihan, serta peralatan kandang supaya sapi ternak bisa tumbuh sehat.

0 Response to "Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Konstruksi Bangunan Kandang Sapi Perah Tradisional"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel