iklan

Cara Beternak Sapi yang Benar

Cara Beternak Sapi yang Benar
Sapi termasuk juga hewan ternak yang cukup susah untuk dirawat. Ditambah lagi jika hal itu akan di gunakan untuk meningkatkan untuk usaha agribisnis, pasti bukan jadi satu kesempatan usaha yang gampang. Tetapi, siapa kira bila rupanya ternak sapi bisa menguntungkan. Walau keuntungan dari usaha ini besar, buat Anda yang tidak tahu Cara Beternak Sapi yang Benar, mungkin malah bisa saja justru bikin rugi.

Karena itu, lakukan langkah yang pas serta benar seperti berikut ini agar usaha ternak sapi yang Anda kerjakan bisa berkembang dengan sangat cepat.

Pastikan Modal

Jangan berasa takut untuk keluarkan dana besar. Sebab, keuntungan yang akan Anda peroleh dari budget awal dapat berkali lipat. Budget awal itu minimal harus dapat memenuhi keperluan beberapa ternak sapi pertama yang mulai Anda bangun. Modal awal tidak cuma masalah budget dana saja, tetapi jaringan persahabatan. Jaringan persahabatan ini ialah hal yang penting untuk memperoleh beberapa info mengenai menjaga serta melakukan bisnis ternak sapi. 

Memilih Sapi

Sapi ternak ini mempunyai beberapa tipe, misalnya: 
  • Sapi Ongole.
  • Sapi Limousin.
  • Sapi Brahman.
  • Sapi Madura.
  • Sapi Bali.
  • Sapi Frisiean Holstein -FH
Pada intinya, Anda harus tahu lebih dulu beberapa jenis tipe sapi lokal serta import. Kemudian, Anda dapat pilih tipe sapi mana yang akan Anda budidayakan. Bila Anda pilih sapi lokal, memerlukan ketelatenan yang lebih, sebab perkembangan serta perubahannya condong lama, tetapi mempunyai kualitas daging yang bagus. Pilih sapi berusia 2, 5 tahun (jantan atau betina) yang sehat. Umumnya harga membeli untuk anakan sapi ini dalam kisaran 300 juta rupiah. 

Siapkan Kandang

Pastikan luas tempat untuk kandang sapi harus sesuai jumlah sapi yang akan Anda kembangbiakkan. Kandang yang bisa untuk berisi kurang lebih 25 ekor sapi umumnya memerlukan modal kira-kira seputar Rp. 50 juta. Untuk tempatnya, upayakan membuat kandang sapi jauh dari pemukiman masyarakat, minimal 10 mtr. jarak di antara kandang serta rumah peternak sapi. Kandang sapi harus juga memperoleh cahaya matahari yang cukup untuk jaga temperatur di dalam kandang. 

Membuat Kandang Sapi

Ada beberapa tempat kandang yang dapat Anda bikin. Ada tempat yang satu baris sejajar atau dua baris yang bertemu atau bersimpangan atau mungkin dengan tempat melingkari kandang sama-sama bertemu atau bersimpangan. Ini bergantung dari jumlah sapi yang ingin Anda kembangbiakkan. Disamping itu, perlu untuk memberi lubang ventilasi yang bermanfaat supaya sinar matahari dapat masuk, serta kandang tidak lembab. 

Memilih Bibit Sapi Unggul

Sapi ternak yang bagus ialah yang mempunyai mata bersih serta cerah, serta tidak mempunyai lendir di hidungnya. Bila ada lendir di hidungnya, itu bermakna sapi itu mempunyai masalah pada pernafasan. Kulit serta bulu sapi harus juga bersih serta tidak rontok untuk sinyal sapi terlepas dari infeksi serta zat beresiko, kukunya tidak panas jika disentuh serta dubur dan ekor sapi harus juga dicheck adakah tanda-tanda diare atau mungkin tidak. 

Pemberian Pakan

Untuk menggerakkan perkembangan serta perubahan sapi secara cepat, karena itu sapi perlu dikasih pakan dengan khusus. Pemberian pakan hijau saja pada sapi, pada dasarnya sangat kurang efisien hingga perlu digabungkan di antara pakan hijau dengan pakan yang memiliki kandungan konsentrat. Misalkan saja ampas tahu, kulit kacang kedelai, bekatul, serta kulit nanas. Sedang makanan seperti jerami, daun, tebu serta alang-alang adalah makanan yang bermutu rendah.

Demikian beberapa Cara Beternak Sapi yang Benar. Kami berharap hal itu bisa memberikan Anda jalan agar usaha Anda berhasil.

0 Response to "Cara Beternak Sapi yang Benar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel