iklan

Berapa Umur Bibit Sapi yang Ideal untuk Peternakan?

Umur Bibit Sapi yang Ideal untuk Peternakan
Ternak sapi adalah salah satu yang sangat di genjot di Indonesia, karena bisa menghasilkan laba yang lumayan besar. Anda dan kita semua pasti mengetahui bahwa sapi potong ialah sapi yang dengan cara spesial dijaga untuk diambil daging dan lemaknya. Lama penggemukan sapi ini biasanya memakan waktu enam bulan serta bisa diambil hasil dagingnya. 

Untuk peternak pemula, Anda harus mengerti situasi bibit sapi potong agar perkembangannya bisa maksimal. Karena pada dasarnya penyeleksian bibit sapi benar-benar punya pengaruh pada hasil sapi yang akan digemukkan. Dalam artikel ini kita akan mengulas usia bibit sapi potong yang ideal, supaya Anda dapat memperoleh untung besar dari usaha ternak yang digerakkan. 

Penyeleksian Sapi Potong 

Banyak tipe bibit sapi unggul yang dapat jadikan bibit sapi potong, diantaranya Sapi Bali, Angus, Charolais, Brahman, Madura, Ongole, Limosin, dan sebagainya. Dalam proses penggemukan  sapi potong itu, ada yang memakai System ‘kereman', yakni memberikan pakan sapi dengan pakan hijauan fresh ditambah makanan konsentrat. 

Dengan System ‘kereman' ini, berikut ini adalah kriteria yang harus di perhatikan oleh peternak, yakni: 
  • Sapi jantan muda yang sudah berumur 1 - 1.5 tahun atau di bawah 2 tahun.
  • Minimal bobot 200 kg.
  • Berbadan sehat dan tidak cacat dari atas sampai bawah.
  • Tubuh silindris, dengan bulu pendek dan tidak berminyak sedikitpun.
  • Bentuk wajah panjang dan punggung lurus dari depan hingga belakang.
  • Memiliki kerangka yang lumayan besar dengan rusuk yang lurus.
Usia Ideal Bibit Sapi Potong Agar Pertumbuhannya Maksimal

Dari beberapa ciri di atas, usia yang dianjurkan ialah sapi akan yang berusia 1 - 1.5 tahun. Tetapi lebih bagus jika Anda pilih bibit sapi potong yang telah berumur dua tahun serta tidak kurang dari tiga tahun. 

Ini memperhitungkan jika akan sapi berumur satu tahun masih membutuhkan banyak nutrisi buat perkembangannya. Makanan yang diberi akan habis untuk nutrisi perkembangan itu serta tidak meningkatkan daging dan lemaknya. 

Hingga umur bibit sapi ini, tidak dianjurkan untuk penggemukan sapi potong yang umumnya memakan waktu pendek enam bulan yang efektif. Sebaliknya, jika umur sapi potong telah sampai lebih dari tiga tahun, dicemaskan sudah kelewat tua untuk produksi dan perkembangan daging serta lemaknya. 

Nah, Anda sebagai peternak pemula sudah tahu bagaimana cara memilih umur paling Ideal sapi potong agar nantinya bisa menghasilkan untung besar dari usaha peternakan Anda, khususnya dengan System ‘kereman'. Yang jadi pertanyaan, mengapa sapi potong ini harus diseleksi se detail mungkin? Sebab hal itu untuk unsur penentu kesuksesan penting usaha penggemukan sapi potong Anda. 

Jika Anda salah dalam memilih umur bibit sapi potong ini semenjak awal, perkembangan bibit sapi potong tidak berjalan baik. Bahkan kadang kala sapi tidak akan menerima konsumsi nutrisi yang diberi hingga hasilnya akan jauh tidak sama dari bibit sapi potong dengan umur baik. 

Dengan mengaplikasikan tehnik penyeleksian yang pas, Anda dapat memperoleh sapi terbaik untuk di pasarkan. Berarti, ada kesempatan untuk memperoleh untung besar! Ditambah lagi bila anda rajin dalam mengikuti perubahan atau kabar paling baru mengenai tata niaga sapi.

So, mungkin demikian ulasan saya mengenai umur bibit sapi yang ideal untuk di ternak. Smeoga ini bisa bermanfaat, sehingga Anda akan untung besar.

0 Response to "Berapa Umur Bibit Sapi yang Ideal untuk Peternakan?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel